Rombongan wisatawan Surabaya menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan pemalakan ini. Namun, BS justru menanggapi dengan sikap menantang.
“Silakan laporkan, saya tidak takut,” ujarnya.
Demi menjaga keselamatan dan kondisi psikologis wisatawan Surabaya, rombongan akhirnya menyerahkan uang tersebut agar dapat meninggalkan Bangsring Underwater Banyuwangi.
Ketua Asosiasi Pokdarwis Banyuwangi, Abdul Aziz, menyayangkan terjadinya dugaan pemalakan tersebut. Menurutnya, kejadian seperti ini dapat merusak citra Bangsring Underwater Banyuwangi dan pariwisata daerah, terutama menjelang musim libur.
“Siapapun pelakunya harus ditertibkan karena kejadian seperti itu sudah pernah terjadi dan terduga pelaku pernah ditindak,” tukas Aziz.***
Artikel Terkait
Tolak Study Tour Sekolah, Dedi Mulyadi Beberkan Alasannya dan Usul Strategi Jitu Dongkrak Wisata Daerah
Bawa Nama Agus atau Lahir Agustus? Dapat Tiket Gratis Masuk 4 Tempat Wisata Seru Ini, Tanpa Syarat Ribet!
Kunjungi Pura di Jember, Wamenpar Ni Luh Puspa Dorong Wisata Melukat Jadi Penggerak Ekonomi Desa Arjasa
Wamenpar Ni Luh Puspa Dorong Desa Wisata Arjasa Promosi ke Ajang Nasional-Internasional untuk Majukan Ekonomi Jember
4 Tren Liburan Favorit Gen Z: Dari Budget Hemat, Wisata Ramah Lingkungan, hingga Andalkan Influencer
Kolaborasi Baru Pemkab Tasikmalaya dan PT Palawi, Pengelolaan Wisata Gunung Galunggung Akan Berbasis Cashless