Wisatawan Surabaya Alami Dugaan Pemalakan Rp150 Ribu di Bangsring Underwater Banyuwangi

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 14 Desember 2025 | 19:10 WIB
Kasus dugaan pemalakan terhadap wisatawan Surabaya mencuat di Bangsring Underwater Banyuwangi usai bus dilarang keluar sebelum bayar Rp150 ribu.      (Dok. Adatah/Timothy)
Kasus dugaan pemalakan terhadap wisatawan Surabaya mencuat di Bangsring Underwater Banyuwangi usai bus dilarang keluar sebelum bayar Rp150 ribu.   (Dok. Adatah/Timothy)

Rombongan wisatawan Surabaya menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan pemalakan ini. Namun, BS justru menanggapi dengan sikap menantang.

“Silakan laporkan, saya tidak takut,” ujarnya.

Demi menjaga keselamatan dan kondisi psikologis wisatawan Surabaya, rombongan akhirnya menyerahkan uang tersebut agar dapat meninggalkan Bangsring Underwater Banyuwangi.

Ketua Asosiasi Pokdarwis Banyuwangi, Abdul Aziz, menyayangkan terjadinya dugaan pemalakan tersebut. Menurutnya, kejadian seperti ini dapat merusak citra Bangsring Underwater Banyuwangi dan pariwisata daerah, terutama menjelang musim libur.

“Siapapun pelakunya harus ditertibkan karena kejadian seperti itu sudah pernah terjadi dan terduga pelaku pernah ditindak,” tukas Aziz.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X