"Jangan sampai anggaran besar tapi pelayanan di lapangan tidak maksimal" tegasnya.
Rico menyebut, Pemerintah Kota Tasikmalaya seharusnya mulai mendorong efisiensi energi, termasuk penggunaan lampu LED hemat energi dan sistem pengendalian PJU berbasis teknologi untuk menekan beban APBD.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Negara Resmikan Rehabilitasi MI Nurul Palah Bungursari
Sementara itu, di lapangan masih ditemukan sejumlah titik lampu jalan yang mati atau redup, baik di pusat kota maupun wilayah pinggiran.
Kondisi ini memperkuat dorongan agar Dishub Kota Tasikmalaya membuka data secara terbuka terkait pengelolaan dan pembayaran listrik PJU.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dishub Kota Tasikmalaya belum memberikan keterangan resmi terkait dasar perhitungan anggaran jasa listrik PJU sebesar Rp2,55 miliar per bulan tersebut.***