daerah

Jejak Panjang Koperasi Warga Puspasari Menjaga Ekonomi Desa, Dari Teras Rumah ke Aset Rp4 Miliar

Minggu, 25 Januari 2026 | 08:32 WIB
Koperasi Warga Puspasari, Desa Setiawaras, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun buku 2025 di aula desa, Sabtu (24/01/2026). (Dok. DFK)

Baca Juga: Bupati Tasikmalaya Curhat ke Wapres Gibran, Stadion Mangkrak, Pasar Padakembang, hingga Stasiun Rajapolah

Aset Miliaran dan RAT Tepat Waktu

Menurut Encep, hingga tutup buku Tahun 2025, total aset Koperasi Warga Puspasari tercatat mencapai sekitar Rp4 miliar. Anggota aktif berjumlah 693 orang.

Sebagai wujud akuntabilitas, koperasi ini rutin menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu. RAT Tahun Buku 2025 digelar pada 24 Januari 2026, hanya sebulan setelah tutup buku, sebuah prestasi tersendiri di dunia perkoperasian desa.

RAT dihadiri perwakilan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kabupaten Tasikmalaya, unsur Muspika, kepala desa, tokoh masyarakat, serta ratusan anggota koperasi.

Forum ini membahas laporan keuangan, evaluasi kinerja pengurus, rencana kerja, serta pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), simbol keadilan dan demokrasi dalam koperasi.

Baca Juga: Arip Rachman Temukan Irigasi Tak Optimal dan Minim PJU di Sukarame Tasikmalaya

Menjaga Warisan, Menatap Masa Depan

Bagi Encep, Koperasi Warga Puspasari bukan seksekadar badan usaha. Ia adalah warisan nilai ekonomi kerakyatan yang dirintis para pendahulu.

“Di saat banyak KUD rontok seiring waktu, kami ingin tetap bertahan. Ini koperasi perintis, peninggalan nenek moyang. Sejarah ini harus dijaga,” tegasnya.

Ke depan, koperasi berencana memperluas usaha dan membuka peluang kolaborasi dengan KDMP, sekaligus mengoptimalkan potensi alam dan pertanian lokal.

Harapannya sederhana namun bermakna. Koperasi tetap menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat, bukan hanya hari ini, tetapi juga untuk generasi berikutnya.

“Selama kebersamaan dan kepercayaan dijaga, koperasi ini akan terus hidup,” pungkas Encep.

Baca Juga: Kabid Jalan dan Jembatan Mundur, DPRD Kabupaten Tasikmalaya Pertanyakan Sistem Mutasi Pejabat

Diapresiasi dan Dijadikan Percontohan

Halaman:

Tags

Terkini