Berbadan Hukum dan Mulai Bertumbuh
Tahun demi tahun berlalu. Usaha simpan pinjam terus berkembang dan menjangkau masyarakat desa secara lebih luas. Hingga pada 2006, aset yang dikelola mencapai Rp300 juta.
"Angka yang cukup besar untuk ukuran desa kala itu," ucap Encep.
Pada titik inilah, kelompok usaha tersebut resmi berbadan hukum menjadi Koperasi Warga Puspasari, dengan Nomor 512/12/BH/KOPERINDAG tertanggal 5 Oktober 2006.
“Sejak berbadan hukum, kami belajar lebih tertib. Ada aturan, laporan, dan tanggung jawab yang harus dijaga,” kata Encep.
Ia sendiri mulai terlibat sebagai pengelola sejak 2009, sebelum akhirnya dipercaya menjadi Ketua Koperasi pada 2011 hingga sekarang.
Baca Juga: Langkah DPRD Kota Tasikmalaya Respons Aduan Lingkungan, Proyek Lapang Padel Terancam Disegel
Bertahan di Tengah Badai Zaman
Tak sedikit koperasi desa yang gugur seiring waktu. Banyak yang tak sanggup menghadapi perubahan zaman, salah urus, atau kalah bersaing dengan lembaga keuangan modern.
Namun Koperasi Warga Puspasari memilih jalan berbeda, bertahan dengan beradaptasi.
Kini, koperasi mengelola sembilan unit usaha aktif, di antaranya, simpan pinjam, permodalan ternak seperti kambing dan sapi.
Kemudian ermodalan pupuk pertanian, kredit barang elektronik bekerja sama dengan toko mitra.
“Warga yang butuh televisi, setrika, atau kebutuhan rumah tangga lain bisa difasilitasi koperasi. Pembayarannya dicicil, bunganya ringan,” jelas Encep.
Lebih lanjut Encep mengemukakan, ketika pandemi Covid-19 melanda dan banyak usaha tumbang, koperasi ini justru menjadi penyangga ekonomi warga.
“Alhamdulillah, kami tetap bertahan. Koperasi hadir saat masyarakat benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Artikel Terkait
Dikukuhkan di Tengah Alam Curug Wedus, Relawan KSB Sodonghilir Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Bencana
Target PAD Kota Tasik Tahun 2025 Tidak Tercapai, Sisakan Tunda Bayar Rp46 Miliar
Diskominfo Ciamis dan BPS Perkuat Statistik Sektoral Lewat Pendampingan ROMANTIK dan INDAH 2026
Megawati Hangestri Tembus Lima Besar Top Skor Proliga 2026, Satu-satunya Lokal di Tengah Dominasi Pemain Asing
Ayo Donor Darah di RSUD KHZ Musthafa, Setetes Darahmu Jadi Harapan Hidup Sesama
Umtas Tasikmalaya Gelar Sidang Senat Terbuka Peringati Milad ke-11 Tahun
Umtas Tasikmalaya Targetkan 20 Prodi dan 5.000 Mahasiswa di Tahun 2027
Evaluasi OHAN Hafidz Tahap Pertama, Pemerintah Kota Tasikmalaya Perkuat Program Tasik Religius