Pada Kamis, 5 Februari 2026, Pelajar SMK Tegal tersebut akhirnya ditemukan di aliran Sungai Gung, Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu, dalam kondisi tidak bernyawa. Lokasi penemuan berjarak cukup jauh dari titik awal korban Terseret Arus saat Banjir Tegal.
“Alhamdulillah, tim evakuasi sudah berhasil mengangkat jenazah Mas Ajun,” ujar perekam video yang diunggah di akun Instagram @tegalhariini_, pada Kamis, 5 Februari 2026.
Rekaman lanjutan memperlihatkan mobil Tim SAR meninggalkan area sungai usai proses evakuasi. Kepergian Pelajar SMK Tegal ini meninggalkan duka mendalam sekaligus menjadi pengingat bahaya Banjir Tegal dan derasnya arus air di jalanan perkotaan.***