Rahasia Raditya Dika Bertahan di Banyak Medium, Storytelling Jadi Kunci dari Panggung ke Podcast

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Sabtu, 7 Februari 2026 | 07:36 WIB
Raditya Dika menilai storytelling sebagai skill inti yang membantunya sukses di berbagai medium, termasuk panggung dan podcast. (Instagram.com/@raditya_dika)
Raditya Dika menilai storytelling sebagai skill inti yang membantunya sukses di berbagai medium, termasuk panggung dan podcast. (Instagram.com/@raditya_dika)

 

Mediapriangan.com - Konsistensi menjadi benang merah perjalanan kreatif Raditya Dika. Di tengah perubahan medium dan tren konten digital, komika sekaligus kreator ini menegaskan bahwa storytelling adalah fondasi utama yang terus ia bawa, baik di panggung stand up comedy maupun dalam format podcast.

Pandangan tersebut disampaikan Raditya Dika saat berbincang dengan praktisi bisnis Rhenald Kasali dalam tayangan di kanal YouTube Prof Rhenald Kasali, Jumat, 6 Februari 2026. Percakapan itu mengulas bagaimana satu kemampuan inti dapat dikembangkan lintas platform tanpa kehilangan identitas kreator.

Rhenald Kasali membuka diskusi dengan menyoroti kiprah Raditya Dika yang mampu bertahan dan relevan di berbagai bidang. Dari novel, film, hingga konten audio visual seperti podcast, karya Raditya Dika selalu mendapat perhatian publik.

Baca Juga: Alessandro Lodi Absen, Rekor Tak Terkalahkan Gresik Phonska Plus Akhirnya Runtuh di Proliga 2026 Seri Malang

"Raditya Dika ini bikin apa saja jadi, bikin novel, stand-up comedy, film, ada juga podcast yang laku sampai jutaan yang nonton. Apa rahasianya?" tanya Rhenald Kasali.

Menanggapi hal itu, Raditya Dika menekankan pentingnya mengenali satu kemampuan spesifik yang benar-benar dikuasai. Menurutnya, storytelling adalah keahlian utama yang sejak awal ia sadari dan terus diasah.

"Rahasianya sih, menurut aku, kita perlu tahu skill (kemampuan) spesifik yang kita jago banget, lalu kita bermain di medium manapun untuk menerapkan skill spesifik itu," ujar Raditya Dika.

"Kebetulan, kalau aku skill spesifiknya, adalah storytelling atau bercerita," lanjutnya.

Baca Juga: Gresik Phonska Plus Akhirnya Jebol oleh Jakarta Popsivo Polwan, Tantang Jakarta Livin Mandiri Usai Menang Hari Ini

Kemampuan storytelling tersebut pertama kali ia eksplorasi melalui stand up comedy. Di atas panggung, Raditya Dika merasa bebas menyusun cerita yang dekat dengan pengalaman personal, lalu menyampaikannya hingga audiens terlibat secara emosional.

"Aku suka bercerita di panggung stand-up dan orang-orang mendengarkan sampai ketawa bareng," ungkapnya.

Seiring perkembangan teknologi, Raditya Dika kemudian membawa pendekatan storytelling itu ke format podcast. Melalui percakapan dengan bintang tamu, ia membangun alur cerita agar diskusi terasa mengalir dan mudah dinikmati pendengar.

Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Jaya, Klarifikasi Mens Rea dan Lima Laporan Jadi Sorotan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X