Pada Kamis, 5 Februari 2026, Pelajar SMK Tegal tersebut akhirnya ditemukan di aliran Sungai Gung, Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu, dalam kondisi tidak bernyawa. Lokasi penemuan berjarak cukup jauh dari titik awal korban Terseret Arus saat Banjir Tegal.
“Alhamdulillah, tim evakuasi sudah berhasil mengangkat jenazah Mas Ajun,” ujar perekam video yang diunggah di akun Instagram @tegalhariini_, pada Kamis, 5 Februari 2026.
Rekaman lanjutan memperlihatkan mobil Tim SAR meninggalkan area sungai usai proses evakuasi. Kepergian Pelajar SMK Tegal ini meninggalkan duka mendalam sekaligus menjadi pengingat bahaya Banjir Tegal dan derasnya arus air di jalanan perkotaan.***
Artikel Terkait
Bangun Soliditas dan Kepedulian Lingkungan, Kapolres Tasikmalaya Kota Gelar Aksi Bersih Obyek Wisata Situ Gede
Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Jaya, Klarifikasi Mens Rea dan Lima Laporan Jadi Sorotan
Gresik Phonska Plus Akhirnya Jebol oleh Jakarta Popsivo Polwan, Tantang Jakarta Livin Mandiri Usai Menang Hari Ini
Alessandro Lodi Absen, Rekor Tak Terkalahkan Gresik Phonska Plus Akhirnya Runtuh di Proliga 2026 Seri Malang
Rahasia Raditya Dika Bertahan di Banyak Medium, Storytelling Jadi Kunci dari Panggung ke Podcast
Aksi Anang Kurniawan, Pedagang Temanggung Bikin Robot Racik Minuman yang Bikin Anak Sekolah Takjub