daerah

Pendaki Bukit Mongkrang Ditemukan di Sungai Mitis, BPBD Karanganyar Pastikan Identitas Masih Dikenali

Selasa, 10 Februari 2026 | 22:03 WIB
BPBD Karanganyar ungkap proses evakuasi jasad pendaki bukit mongkrang di area Sungai Mitis, Karanganyar, Jawa Tengah, pada Selasa, 10 Februari 2026. (Humas Jateng)

 

KARANGANYAR, Mediapriangan.com - Upaya panjang pencarian pendaki Bukit Mongkrang akhirnya berakhir pada Selasa, 10 Februari 2026 pagi.

Seorang pendaki berinisial YAF (26) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Sungai Mitis, wilayah Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Penemuan ini sekaligus menandai hari ke-24 sejak korban dilaporkan hilang.

Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menyampaikan bahwa jasad Pendaki Bukit Mongkrang ditemukan sekitar pukul 08.45 WIB.

Baca Juga: Bupati Garut Dorong Desa Sukamurni Jadi Sentra Produk Olahan Susu Bernilai Tinggi

Lokasi penemuan berada di aliran Sungai Mitis yang selama ini menjadi salah satu titik pemantauan tim di lapangan.

"Korban sudah ditemukan pagi tadi sekitar pukul 08.45 WIB oleh teman-teman relawan gabungan," kata Hendro di lokasi kejadian, Tawangmangu, Karanganyar, pada Selasa, 10 Februari 2026.

"Kita sudah kontak teman-teman yang di atas (lokasi kejadian)," ungkapnya.

Menurut BPBD Karanganyar, kondisi jasad Pendaki Bukit Mongkrang saat ditemukan masih memungkinkan untuk dikenali. Hendro menjelaskan bahwa secara umum jasad korban masih utuh meski berada di kawasan Sungai Mitis.

Baca Juga: Ahli Saraf Ungkap Penurunan Kognitif Gen Z, Pola Belajar Digital Disebut Bikin Tertinggal dari Milenial

"Alhamdulillah kondisi jasad masih utuh. Masih-masih (dengan pakaian sama)," terang Hendro.

"Informasinya tadi ada sepatu sama kaos kaki yang mungkin keli (hanyut)," tambahnya.

Pendaki Bukit Mongkrang tersebut sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan pendakian bersama tiga rekannya melalui jalur pendakian di lereng Gunung Lawu pada Minggu, 18 Januari 2026.

Baca Juga: Biaya Kesehatan Disebut Mahal, Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti Luruskan Salah Paham Publik

Halaman:

Tags

Terkini