daerah

Jelang Ramadan 1447 H, Penjual Bunga Musiman di TPU Cieunteung Tasikmalaya, Kantongi Omset Hingga Jutaan per Hari

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:39 WIB
Penjual Bunga Musiman diarea pemakaman TPU Cieunteung Tasikmalaya raup omzet jutaan Jelang Ramadan 1447 H. (Dok. Asep M.S)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Seiring dengan datangnya Bulan Suci Ramadan 1447H, sejumlah pemakaman umum di Kota Tasikmalaya mulai ramai dikunjungi para peziarah.

Salah satu pemakaman umum yang banyak dikunjungi di Kota Tasikmalaya adalah Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cieunteng Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya.

Sejak H-10 hingga H-4 Ramadan TPU Cieunteung banyak didatangi warga untuk berziarah ke makam keluarga, sanak sodara dan kerabatnya yang dimakamkan ditempat tersebut.

Bahkan warga yang datang tak hanya berasal dari Kota Tasikmalaya saja, melainkan banyak pula warga dari daerah lain termasuk Bandung dan Jakarta yang datang untuk berziarah ke makam keluarganya yang dimakamkan ditempat tersebut.

Baca Juga: Innalillahi, Ketua Majelis Pembinaan Kader Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Wafat Saat Beri Sambutan Acara Resmi

Kondisi tersebut berdampak positif pada perekonomian masyarakat di sekitar lokasi TPU yang salah satunya adalah para penjual bunga air mineral dan minyak wangi.

Bahkan selain penjual bunga tetap, pada momentum jelang Ramadhan, banyak pula penjual bunga musiman yang berjualan bunga diarea pemakaman.

Berdasarkan pengakuan para pedagang, pada musim ziarah Ramadan mereka mampu meraih omzet penjualan bunga hingga jutaan rupiah per hari. Tak heran jika jumlah penjual bunga musiman di TPU Cieunteung Kota Tasikmalaya terus meningkat setiap tahunnya.

"Tiap tahun memang pedagang bunga disini bertambah pak. Tapi Alhamdulillah, walaupun pedagang semakin banyak, datangnya Bulan Ramadan masih meninggalkan berkah bagi kami, "ujar Rani (41) salah seorang pedagang bungan musiman di TPU Cieunteung, Minggu (15/2/2026).

Baca Juga: Indonesia ASRI dan Tasik Resik Digencarkan, Pemerintah Kota Tasikmalaya Bersih-bersih Pasar Cikurubuk

Rani mengaku, dirinya sudah biasa menjual bunga pada waktu-waktu tertentu di pemakaman umum termasuk saat jelang Ramadan yang cenderung ramai oleh peziarah.

"Ya jualan saat-saat sepesial saja. Biasanya saat mau puasa begini, natalan, paskah termasuk paling ramai saat mau lebaran" ujar wanita yang mengaku sudah berjualan bunga di TPU Cieunteung sejak 10 tahunan lalu.

Jenis bunga yang dijual di area pemakaman cukup beragam, di antaranya kembang ros, dahlia, melati, kenanga, sedap malam, kamboja, kembang kertas, serta jenis lainnya.

Untuk satu kantong bunga, ujar Rani, dibanderol dengan harga antara Rp 8.000 hingga Rp 10.000 rupiah.

Halaman:

Tags

Terkini