Ribuan Jamaah Hadiri Harlah 100 Tahun NU Tasikmalaya, Seruan Bangkit dan Mandiri di Abad Kedua

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:14 WIB
Bupati Tasikmalaya Dr.H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd, M.Ap (tengah) berfoto bersama dengan Ketua dan Jajaran Pengurun PC NU serta pengasuh Pondok Pesantren Darussalam seusai menyerahkan bantuan kepada sejumlah pelajar. (Dok. DFK)
Bupati Tasikmalaya Dr.H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd, M.Ap (tengah) berfoto bersama dengan Ketua dan Jajaran Pengurun PC NU serta pengasuh Pondok Pesantren Darussalam seusai menyerahkan bantuan kepada sejumlah pelajar. (Dok. DFK)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Lautan putih dan hijau membanjiri kawasan Pondok Pesantren Darussalam, Naringul, Rajapolah, Sabtu (14/2/2026).

Ribuan warga Nahdliyin menghadiri resepsi Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama tingkat PCNU Kabupaten Tasikmalaya yang dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) 2026.

Tidak kurang dari 10 ribu jamaah hadir, mulai dari Muslimat, Fatayat, GP Ansor, Banser, IPNU, IPPNU hingga para kiai dan pimpinan pesantren.

Baca Juga: Harlah ke 100 NU di Kota Tasikmalaya Ditutup Meriah, Nilai nilai agama Ditekankan Jelang Abad Kedua

Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya, KH Atam Rustam, menyampaikan bahwa memasuki abad kedua, NU harus tampil lebih progresif dan mandiri.

“Kita tidak boleh hanya besar secara jumlah. Kita harus besar dalam gerakan dan manfaat bagi umat,” ujarnya.

Menurutnya, peringatan satu abad ini menjadi momentum memperkuat ajaran Rasulullah SAW serta mengokohkan akidah Ahlussunnah Wal Jamaah di tengah tantangan zaman.

Ia juga mengingatkan adanya fenomena penyebaran paham yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai keislaman di masyarakat.

Baca Juga: Nunun Nuraeni Pimpin Fatayat NU Kota Tasikmalaya Masa Khidmat 2026-2029, Tekankan Sinergi dan Peran Perempuan

KH Atam turut menyampaikan terima kasih kepada para anggota DPRD dan kader penggerak NU yang telah berkontribusi dalam penguatan organisasi di berbagai wilayah.

Harapan untuk Gedung NU

Dalam forum yang sama, KH Atam berharap adanya kelanjutan pembangunan kantor pusat NU di atas lahan hibah yang telah diberikan pemerintah daerah pada periode sebelumnya.

“Kami ingin sebelum masa jabatan kami berakhir, pembangunan gedung NU bisa dimulai. Ini bukan hanya untuk PCNU, tetapi untuk seluruh banom dan lembaga,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X