Harga tersebut lanjut Rani, mengalami kenaikan dari harga bunga tahun lalu sekitar 10 hingga 20 persen. Hal itu lanjut Rani, dikarenakan untuk mendapatkan bunga yang akan dijual mulai sulit dicari.
"Kalau dulu kita cukup mencari ke-daerah-daerah sekitar Kota dan Kabupaten Tasik bunga pasti ada. Sekarang mah susah, bahkan saya harus mendatangkan dari daerah Jawa, baru dapat," Katanya.
Pengakuan yang sama juga diakui Dewi (35), penjual bunga di TPU Cinehel Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya.
Menurut Dewi, jualan bunga pada momentum munggahan atau jelang Ramadan seperti ini mencapai sepuluh kali lipat dibanding hari biasanya.
"Kalau hari biasa dari jualan bunga saya paling bisa dapat Rp 30.000, kalau rame begini, bisa satu juta sehari," katanya.
Selain bunga lanjut Dewi, dia juga menjual air mineral serta beberapa jenis kebutuhan untuk keperluan nyekar untuk peziarah.***