Baca Juga: Viral Lapangan padel di Haji Nawi Jaksel, Warga Keluhkan kebisingan hingga Tengah Malam
Dorong Kemandirian Lewat “SiKaBayam”
Tak hanya menyoroti aspek kedinasan, Dandim turut mendorong anggota mengembangkan kemandirian ekonomi keluarga melalui konsep “SiKaBayam” — sapi, kambing/domba, ikan, dan ayam.
Pemanfaatan lahan kosong untuk beternak dinilai sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga prajurit.
Baginya, prajurit bukan hanya siap menjalankan tugas negara, tetapi juga harus menjadi teladan dalam kemandirian dan produktivitas di tengah masyarakat.
Baca Juga: Kepengurusan DKM Nurul Berkah Berganti, H Jenal Aripin Pimpin DKM Periode 2026-2031
Jangan Batasi Mimpi
Dalam suasana hangat dan penuh motivasi, Dandim menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh prajurit dan PNS. Ia berharap Ramadan menjadi momentum introspeksi, memperdalam ketakwaan, serta meningkatkan kualitas pengabdian.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota untuk berani memiliki cita-cita besar. Bahkan, para prajurit dan PNS dipersilakan melihat langsung ruang kerja Komandan sebagai simbol bahwa setiap personel memiliki peluang yang sama untuk meraih posisi tertinggi di satuan.
“Jangan batasi mimpi. Didik anak-anak kita dengan disiplin dan akhlak yang baik. Bisa jadi kelak mereka yang berdiri di sini sebagai Komandan,” pesannya.
Seruan semangat pun menggema di akhir kegiatan. “Tasikmalaya!” seru Komandan.
“Taqwa, siap melayani dan mengabdi!” jawab seluruh peserta dengan lantang.
Jargon tersebut bukan sekadar pekik penyemangat, melainkan komitmen bersama bahwa ketakwaan adalah fondasi, pelayanan adalah tanggung jawab, dan pengabdian adalah kehormatan.
Upacara 17-an kali ini menjadi refleksi bahwa menjadi prajurit tidak hanya soal barisan yang rapi, tetapi juga tentang integritas, kepedulian lingkungan, kemandirian keluarga, dan semangat meraih masa depan.