daerah

Upacara 17-an di Makodim 0612/Tasikmalaya, Dandim Tekankan Soliditas, Spiritualitas dan Kemandirian Prajurit

Rabu, 18 Februari 2026 | 09:24 WIB
Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak, di halaman Makodim 0612/Tasikmalaya saat digelar upacara rutin 17-an, Rabu (18/2/2026). (Dok. Humas Kodim Tasikmalaya)

Baca Juga: Viral Lapangan padel di Haji Nawi Jaksel, Warga Keluhkan kebisingan hingga Tengah Malam

Dorong Kemandirian Lewat “SiKaBayam”

Tak hanya menyoroti aspek kedinasan, Dandim turut mendorong anggota mengembangkan kemandirian ekonomi keluarga melalui konsep “SiKaBayam” — sapi, kambing/domba, ikan, dan ayam.

Pemanfaatan lahan kosong untuk beternak dinilai sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga prajurit.

Baginya, prajurit bukan hanya siap menjalankan tugas negara, tetapi juga harus menjadi teladan dalam kemandirian dan produktivitas di tengah masyarakat.

Baca Juga: Kepengurusan DKM Nurul Berkah Berganti, H Jenal Aripin Pimpin DKM Periode 2026-2031

Jangan Batasi Mimpi

Dalam suasana hangat dan penuh motivasi, Dandim menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh prajurit dan PNS. Ia berharap Ramadan menjadi momentum introspeksi, memperdalam ketakwaan, serta meningkatkan kualitas pengabdian.

Ia juga mengingatkan seluruh anggota untuk berani memiliki cita-cita besar. Bahkan, para prajurit dan PNS dipersilakan melihat langsung ruang kerja Komandan sebagai simbol bahwa setiap personel memiliki peluang yang sama untuk meraih posisi tertinggi di satuan.

“Jangan batasi mimpi. Didik anak-anak kita dengan disiplin dan akhlak yang baik. Bisa jadi kelak mereka yang berdiri di sini sebagai Komandan,” pesannya.

Baca Juga: Proliga 2026 Seri Bogor, Madeline Guillen Kembali Perkuat Bandung BJB Tandamata demi Kejar Tiket Final Four

Seruan semangat pun menggema di akhir kegiatan. “Tasikmalaya!” seru Komandan.

“Taqwa, siap melayani dan mengabdi!” jawab seluruh peserta dengan lantang.

Jargon tersebut bukan sekadar pekik penyemangat, melainkan komitmen bersama bahwa ketakwaan adalah fondasi, pelayanan adalah tanggung jawab, dan pengabdian adalah kehormatan.

Upacara 17-an kali ini menjadi refleksi bahwa menjadi prajurit tidak hanya soal barisan yang rapi, tetapi juga tentang integritas, kepedulian lingkungan, kemandirian keluarga, dan semangat meraih masa depan.

Halaman:

Tags

Terkini