TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Produksi kue keranjang atau jawadah korang khas Imlek di Kota Tasikmalaya kini tak lagi seramai tahun-tahun sebelumnya.
Banyak perajin yang mengaku pembuatan kue keranjang hanya untuk mempertahankan tradisi saja karena kalau dari sisi bisnis sudah tidak menguntungkan.
Akibatnya, pengrajin kue keranjang khas imlek di Kota Tasikmalaya sudah tidak banyak seperti dulu. Bahkan kalaupun yang masih memproduksi, biasanya memproduksi dalam jumlah sedikit.
Baca Juga: Jelang Ramadan 1447 H, Harga Cabai Tembus Rp90.000 per Kilo Gram di Kota Tasikmalaya
Menurut para perajin, hal itu disebabkan pasar yang tidak sebanyak dulu termasuk dampak dari melonjaknya harga bahan baku berupa beras ketan dan gula pasir sebagai bahan pokok pembuatan kue.
Dengan kondisi tersebut, para pengrajin kue imlek atau jawadah korang mengaku, usaha pembuatan jawadah korang saat ini tak lagi menguntungkan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Mensen (55) salah seorang pengrajin kue keranjang di Kota Tasikmalaya mengaku, untuk tahun ini ia terpaksa mengurangi jumlah produksi kue dari tahun sebelumnya.
Beberapa tahun lalu, ia mengaku masih mampu memproduksi kue keranjang hingga 1.000 kilogram atau sekitar 1 ton dalam satu musim produksi.
Namun pada perayaan Imlek tahun ini, jumlah tersebut terpaksa dikurangi. Ia hanya memproduksi 500 kilogram atau setengah ton kue keranjang.
Menurut Mensen, penurunan produksi ini hampir terjadi setiap tahun. Saat ditemui di rumah produksi kue miliknya yang berlokasi di Jalan Selakaso, Kota Tasikmalaya.
"Harga ketan tahun ini sudah mencapai Rp 20.500/kg, tahun sebelumnya hanya Rp 17.000 saja. Belum lagi gula pasir juga naik jadi Rp 17.500/kg, "ujar Mensen, Selasa (17/2/2026).
Artikel Terkait
Detik-detik angkot hampir tertabrak kereta di Jembatan Besi, Tambora Jakarta Barat
Proliga 2026 Seri Bogor Dimulai, Padepokan Voli Sentul Siap Gantikan GOR Bojonegoro, Cek Jadwal Selengkapnya
Jalan rusak Lampung Timur Disulap Jadi wisata jalan berlubang, Anak-anak Main di Tengah Lumpur
Trauma Banjir Bandang Aceh Tamiang Belum Reda, Warga Aceh Tamiang Masih Lari ke Masjid Saat Hujan
Jelang Ramadan 1447 H, Harga Cabai Tembus Rp90.000 per Kilo Gram di Kota Tasikmalaya
Banjir Grobogan Jawa Tengah Rendam 9 Kecamatan, Warga Rekam Air Hampir Atap di Pulokulon
Jadwal film Bioskop Tasikmalaya hari ini, Cek di Tasik XXI Plaza Asia dan Transmart, Selasa 17 Februari 2026
Proliga 2026 Seri Bogor Tayang Langsung dari Padepokan Voli Sentul, Ini Cara Nonton Live dan Jadwal Lengkapnya
Siswa di SD Negeri Terpencil Bainaa Barat Parigi Moutong Pilih Jembatan daripada MBG
Air Mata Relawan di Geudumbak Aceh Utara Pecah, Diberi Jeruk Nipis Saat Pemulihan Pascabanjir