daerah

Menelusuri Kehidupan di Camp Pengungsian Desa Delung Sekinel, Aceh Tengah Pascabanjir dan Longsor

Sabtu, 21 Februari 2026 | 04:54 WIB
Di Desa Delung Sekinel, warga Aceh Tengah jalani hidup baru di camp pengungsian lengkap fasilitas sekolah dan masjid darurat. (Instagram/abdulhakimtop)

 

ACEH, Mediapriangan.com - Kecamatan Linge, Aceh Tengah, menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak bencana banjir dan tanah longsor akhir November 2025.

Banyak kampung terisolir karena jalan putus, sementara rumah-rumah warga hilang tersapu air dan tanah longsor. Kini, warga menetap di camp pengungsian Desa Delung Sekinel untuk memulai kembali aktivitas sehari-hari mereka.

Unggahan publik figur Adhin Abdul Hakim di akun Instagram @abdulhakimtop memberikan gambaran kondisi camp pengungsian Aceh Tengah pascabanjir ini.

Baca Juga: Korban Kecelakaan Jalan Jogja-Solo Kehilangan Motor Saat Dibawa ke RS, Warganet Kecewa

“Ini camp pengungsian dari berbagai kampung-kampung yang hanyut, yang hilang. Jadi, aktivitas warga semuanya ada di sini,” jelas Adhin, dikutip Jumat, 20 Februari 2026.

Kompleks Warga dari Berbagai Desa

Desa Delung Sekinel kini berfungsi sebagai kompleks baru bagi warga yang kehilangan rumahnya. Beberapa fasilitas darurat telah dibangun, termasuk tenda dapur umum, masjid darurat, dan sekolah darurat, agar kehidupan sehari-hari tetap berjalan.

“Desa-desanya sebenarnya di bawah sana, di bawah perbukitan itu sudah hilang tersapu (banjir) semuanya,” tambah Adhin. “Jadi, memang ini lokasinya tuh kayak lembah gitu yang susah dijangkau.”

Baca Juga: Sifa Anak Sulung Korban Truk Kontainer Karawang Cari Cincin Berharga Peninggalan Mama

Krisis Air dan Gotong Royong Warga

Selain fasilitas, kebutuhan dasar seperti air menjadi tantangan utama. Pada awal penanganan bencana, krisis air bersih memaksa warga memakai air keruh sisa banjir.

Para bapak di camp kemudian bekerja sama membuat sistem pipanisasi agar aliran air bersih mengalir ke seluruh camp pengungsian Aceh Tengah pascabanjir.

“Ini bapak-bapak masih ngerjain pipanisasi untuk penyaluran air, pokoknya semua di sini kita kerjakan apa yang masih bisa diusahakan,” imbuh Adhin.

Halaman:

Tags

Terkini