Sektor UMKM melalui Berdaya Lokal difokuskan pada penguatan kapasitas dan keberlanjutan usaha berbasis potensi daerah. Pendampingan akademisi serta pengembangan kewirausahaan menjadi instrumen utama untuk memperkuat ekonomi masyarakat Kota Banjar.
Adapun Berdaya Pacu diarahkan pada percepatan investasi, kemudahan perizinan, penguatan infrastruktur, dan pengembangan pariwisata. Anggaran hampir Rp 24 miliar digelontorkan untuk mempercepat akselerasi pembangunan.
Sementara itu, Berdaya Didik mendorong kesejahteraan guru, imam, muazin, serta beasiswa bagi murid dan santri. Program ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Masagi Tumbuh Istimewa yang berorientasi pada pembangunan sumber daya manusia.
Di sisi perlindungan sosial, Berdaya Tahan dan Berdaya Bantu memastikan jaminan kesehatan, insentif RT RW, perlindungan ketenagakerjaan, hingga bantuan bagi lansia dan masyarakat tidak mampu tetap berjalan optimal.
Momentum HUT ke 23 ini sekaligus menjadi penguat arah pembangunan Kota Banjar ke depan. Dengan tema Masagi Tumbuh Istimewa, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap program tidak hanya tuntas secara administratif, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat Kota Banjar.***