BANJARNEGARA, Mediapriangan.com - Upaya laporan polisi yang ditempuh keluarga korban di Banjarnegara belum membuahkan kejelasan, hingga akhirnya kasus dugaan ketua RT rekam tetangga mandi itu viral di media sosial. Sorotan publik pun mengarah ke Desa Karangkobar, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Kasus di Banjarnegara ini mencuat setelah anak korban mengunggah serangkaian video di media sosial, mengungkap dugaan ketua RT rekam tetangga mandi yang disebut telah berlangsung bertahun-tahun. Ia menyatakan laporan polisi sudah dilakukan sejak Oktober 2025, namun belum ada perkembangan signifikan.
Dalam penuturannya, peristiwa bermula pada Kamis, 2 Oktober 2025. Saat itu, ibunya memergoki sebuah ponsel yang diduga digunakan untuk merekam dari ventilasi kamar mandi.
“Awal mula kejadian pada hari Kamis, 2 Oktober 2025, pada pukul 16.00 WIB setelah ibu saya selesai mandi dan mengambil wudhu dalam keadaan belum memakai handuk, ibu saya mendapati handphone yang terlihat di lubang ventilasi udara sedang merekam ibu saya,” tulisnya dalam keterangan unggahan itu.
“Kemudian pada saat melihat HP tersebut ibu saya berteriak, pelaku pun langsung mengambil HP tersebut. Lalu, saya mengecek keadaan di luar ternyata pelaku sudah tidak ada,” imbuhnya.
Dugaan ketua RT rekam tetangga mandi semakin menguat ketika anak korban mengaku menemukan sejumlah video di ponsel terduga pelaku. Rumah keduanya disebut berdampingan, dengan posisi kamar mandi berdekatan.
Baca Juga: Menelusuri Kehidupan di Camp Pengungsian Desa Delung Sekinel, Aceh Tengah Pascabanjir dan Longsor
“Kemudian keesokan harinya pada hari Jumat, 3 Oktober 2025 pukul 12.00 WIB, saya dan adik saya menemui anak dari si pelaku dan meminjam HP pelaku untuk memastikan kebenaran tersebut,” terangnya.
“Benar, saya mendapati bukti bukti video ibu saya yang sedang mandi. Tapi hanya beberapa video yang bisa saya rekam menggunakan HP saya. Rumah kami berdampingan, kamar mandinya pun bersebelahan hanya berjarak setengah meter,” imbuhnya.
Menurut keterangan yang disampaikan, dugaan ketua RT rekam tetangga mandi dilakukan dengan memanfaatkan jendela kamar mandi pelaku yang disebut tidak memiliki penutup.
Baca Juga: Korban Kecelakaan Jalan Jogja-Solo Kehilangan Motor Saat Dibawa ke RS, Warganet Kecewa
“Sebelumnya, jendela kamar mandi si pelaku ini bolong atau tidak ada penutupnya, ini akses untuk dia bisa taruh HP di situ,” ujar anak korban.
Artikel Terkait
Ramadan di Tenda Pengungsian, Warga Aceh Timur Sahur Perdana di Tengah Hujan dan Menanti Huntara
Lukisan Kuda Api SBY Laku Rp6,5 Miliar di Lelang Imlek, Dibeli Low Tuck Kwong untuk Amal
Tenang tapi Mematikan, Annie Michem Bawa Phonska Plus Tekuk Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026 Putri
Cordela Suites Tasikmalaya Hadirkan Dapur Ramadhan, All You Can Eat Nusantara dan Grand Prize Menarik
Waspada, Situs Disdukcapil Pangandaran Palsu, Hindari Memasukkan Data Pribadi
Mau Mudik Naik Bus Tapi Motor Tetap Sampai Kampung? Simak Program Honda 2026