Aktivitas selama Ramadan pun semakin intensif, mulai dari kuliah subuh, tarawih, tadarus, hingga kegiatan berbagi takjil dan santunan.
Baca Juga: Musrenbang Disporabudpar Kota Tasikmalaya Bertema Creative Culture, Diky Candra Turun Jadi Dalang
Peran Dewan Kemakmuran Masjid turut memperkuat fungsi sosialnya melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat sekitar.
Dengan sejarah yang panjang dan pengelolaan yang konsisten, bangunan ini tetap menjadi simbol spiritual sekaligus kebanggaan masyarakat Kota Tasikmalaya.
Sebagai ikon religi yang berdiri sejak abad ke-19, Masjid Agung Kota Tasikmalaya membuktikan bahwa nilai sejarah dan pembaruan dapat berjalan beriringan, menjaga tradisi sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.***