daerah

Walau Penjualan Menurun, Pedagang Beduk Ramadan di Kota Tasikmalaya Tetap Bertahan

Senin, 2 Maret 2026 | 14:50 WIB
Seorang pedagang kulit beduk dan beduk siap pakai menjajakan dagangannya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tasikmalaya, Senin (2/3/2026). (Dok. Asep M.S)

TASIKMAlAYA, Mediapriangan.com - Sejak minggu pertama Bulan Ramadan 1447 H, beberapa pedagang kulit yang biasa digunakan untuk bahan pembuatan beduk mulai terlihat memasarkan dagangannya.

Meskipun terlihat masih sepi pembeli, mereka tetap terlihat menjajakan dagangannya tersebut di beberapa ruas jalan yang ada di Kota Tasikmalaya.

Untuk menarik pembeli, beberapa lembar kulit dengan berbagai ukuran dipajang dengan cara digantung pada tiang seadanya di pinggir jalan.

Selain masih dalam bentuk kulit, mereka pun menjual juga beduk yang sudah jadi. Adapun jenis kulit yang dijual ada yang berbahan kulit sapi dan ada juga berbahan kulit kambing.

Baca Juga: Masjid Agung Kota Tasikmalaya Berdiri Sejak 1886, Ini Jejak Sejarah dan Filosofi Arsitekturnya

Berbagai jenis dan ukuran kulit yang dipajang ditawarkan dengan harga variatif tergantung ukuran dan jenis kulit.

Untuk kulit kambing yang telah diproses dengan ukuran satu meter biasanya ditawarkan dengan harga Rp 200.000 per lembar. Sedangkan untuk kulit sapi ukuran yang sama, dijual dengan harga Rp 350.000 per lembar.

Sedangkan untuk beduk yang sudah jadi, biasanya mereka tawarkan antara Rp 800.000 hingga Rp 1.000.000 per bedug.

Dadan (48), penjual kulit yang mangkal di sekitaran Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Tasikmalaya, mengatakan setiap memasuki Bulan Ramadan ia selalu berjualan kulit bedug.

Deretan kulit sapi dan kambing untuk bahan beduk digantung di pinggir jalan kawasan Kota Tasikmalaya, Senin (2/3/2026). (Dok. Asep M.S)

Menurutnya, saat Bulan Ramadan kebutuhan akan kulit bedug dan bedug oleh masyarakat meningkat. 

Setiap Bulan Ramadan, kata dia, banyak masyarakat khususnya pengurus masjid yang belanja kulit bedung.

"Biasanya ada yang untuk mengganti kulit bedug yang sudah rusak ada juga yang untuk pembuatan bedug baru," kata Dadan, Senin (02/3/2026).

Dadan mengaku, sejak ia menggelar dagangannya pada hari kedua bulan puasa kemarin, beberapa lembar kulit mulai bisa terjual walau jumlahnya masih relatif sedikit.

Halaman:

Tags

Terkini