GARUT, Mediapriangan.com - Situasi kemacetan panjang saat arus mudik memicu ketegangan di sejumlah titik, salah satunya di Garut. Peristiwa viral one way Garut diprotes pemudik menjadi sorotan setelah video aksi protes pengendara beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah pemudik turun dari kendaraan karena terjebak kemacetan yang cukup lama. Kondisi ini terjadi saat sistem one way diberlakukan oleh Satlantas Garut untuk mengatur arus kendaraan.
Aksi viral one way Garut diprotes pemudik ini menunjukkan bagaimana kemacetan dapat memicu emosi pengendara. Bahkan, beberapa di antaranya terlihat mendekati petugas dan menyampaikan protes secara langsung di tengah jalan.
“Gantian dong Pak,” ujar salah satu pemudik yang ada di video itu.
Tak hanya itu, dalam video juga tampak upaya sejumlah pengendara yang mencoba membuka pembatas jalan agar kendaraan bisa segera melintas. Aksi tersebut semakin mempertegas situasi tegang di lokasi kemacetan.
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa viral one way Garut diprotes pemudik ini terjadi pada Senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, arus kendaraan meningkat signifikan sehingga rekayasa lalu lintas diterapkan.
Pihak Satlantas Garut kemudian memberikan penjelasan terkait kebijakan tersebut. Mereka menyebut bahwa sistem one way diberlakukan untuk mengurai kemacetan dan menjaga kelancaran arus kendaraan selama periode mudik.
Menurut Satlantas Garut, tanpa penerapan sistem tersebut, kemacetan berpotensi menjadi lebih parah karena volume kendaraan yang terus meningkat.
Di sisi lain, reaksi warganet terhadap viral one way Garut diprotes pemudik cukup beragam. Banyak yang menilai bahwa pengendara seharusnya memahami tujuan rekayasa lalu lintas tersebut.
“Kalau nggak di-one way, malah bisa jadi stuck macet parah,” tulis akun @ban****r