“Ketika dari pagi hingga siang cuaca panas dengan terik matahari cukup panas, maka waspadalah sorenya akan terjadi hujan lebat diiringi dengan angin kencang dan petir,” katanya.
Dalam kondisi seperti itu, lanjut dia, masyarakat sebaiknya menghentikan aktivitas, menghindari ruang terbuka, berteduh di ruang yang kokoh, dan menghindari berteduh di bawah pohon.
Dari sisi wilayah, kata Harisman, sepuluh kecamatan yang ada di Kota Tasikmalaya memiliki tingkat kerawanan bencana yang relatif sama. Dengan kata lain, semua wilayah kecamatan perlu diwaspadai.
“Namun yang sering terdampak paling parah dengan adanya bencana hidrometrologis ini ada tiga wilayah kecamatan yaitu Purbaratu, Cibeureum, dan Tamansari,” ujarnya.***