“Ketika dari pagi hingga siang cuaca panas dengan terik matahari cukup panas, maka waspadalah sorenya akan terjadi hujan lebat diiringi dengan angin kencang dan petir,” katanya.
Dalam kondisi seperti itu, lanjut dia, masyarakat sebaiknya menghentikan aktivitas, menghindari ruang terbuka, berteduh di ruang yang kokoh, dan menghindari berteduh di bawah pohon.
Dari sisi wilayah, kata Harisman, sepuluh kecamatan yang ada di Kota Tasikmalaya memiliki tingkat kerawanan bencana yang relatif sama. Dengan kata lain, semua wilayah kecamatan perlu diwaspadai.
“Namun yang sering terdampak paling parah dengan adanya bencana hidrometrologis ini ada tiga wilayah kecamatan yaitu Purbaratu, Cibeureum, dan Tamansari,” ujarnya.***
Artikel Terkait
Besaran Zakat Fitrah Ramadan 1447 H di Kota Tasikmalaya Rp 37.500 per Jiwa, Ini Penjelasan Ketua Baznas
Viman Alfarizi Ramadhan Buka Musrenbang Diskominfo Kota Tasikmalaya, Dorong Digitalisasi Pemerintahan Lebih Efektif
Ratusan Anak Yatim Kota Tasikmalaya Terima Santunan, Ngabuburit Penuh Kepedulian di Makodim
OJK Libatkan Penyuluh Agama Kota Tasikmalaya untuk Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Inklusi Keuangan
Respons Cepat Kebakaran Toko Perabotan di Kota Tasikmalaya, Polisi Tiba di TKP 7 Menit Setelah Laporan 110
Kronologi Kebakaran Toko Perabotan di Kota Tasikmalaya, Api Cepat Membesar karena Barang Mudah Terbakar