BANDUNG, Mediapriangan.com - Tren harga kebutuhan pokok Jabar turun mulai terlihat sepekan setelah Idulfitri 2026. Sejumlah komoditas utama, termasuk harga cabai turun dan harga daging sapi turun, menunjukkan pergerakan yang kembali stabil setelah sebelumnya mengalami lonjakan.
Kondisi ini dipengaruhi oleh pasokan yang terjaga serta permintaan masyarakat yang berangsur normal. Stabilnya distribusi turut mendorong harga kebutuhan pokok Jabar turun di berbagai wilayah.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Nining Yuliastiani, menyebutkan bahwa penurunan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai. Saat ini, harga cabai turun cukup signifikan dibandingkan pekan sebelumnya.
Baca Juga: Liga Sabrengna 2026 Resmi Dibuka, Dedi Mulyadi Dorong Kolaborasi dan Pembenahan Stadion Arcamanik
"Usai Idulfitri, harga berbagai jenis cabai mengalami penurunan signifikan. Kembali normalnya permintaan masyarakat berperan besar dalam penurunan harga cabai," ujar Nining, Senin (30/3/2026).
Berdasarkan data terbaru, harga cabai rawit merah turun hingga 24,01 persen menjadi Rp71.888 per kilogram.
Sementara itu, cabai merah keriting tercatat Rp41.678 per kilogram atau turun 16,25 persen, dan cabai merah besar berada di angka Rp47.184 per kilogram setelah turun 26,94 persen.
Selain itu, harga daging sapi turun setelah sempat meningkat saat periode Idulfitri.
Kini, harga daging sapi turun sebesar 7,07 persen menjadi Rp141.548 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada daging ayam ras yang kini berada di angka Rp41.908 per kilogram atau turun 5,24 persen.
Penurunan harga juga terjadi pada komoditas lain seperti bawang merah dan bawang putih. Harga bawang merah kini Rp38.968 per kilogram setelah turun 5,53 persen, sedangkan bawang putih honan turun 1,25 persen menjadi Rp35.346 per kilogram.
Menurut Nining, kondisi ini terjadi karena keseimbangan antara pasokan dan permintaan. Bahkan, untuk bawang putih honan, ketersediaan barang disebut dalam kondisi surplus sehingga ikut mendorong harga kebutuhan pokok Jabar turun.