TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Isu penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2026 yang viral di media sosial memicu keresahan di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Priangan Timur.
Informasi yang beredar luas melalui pesan berantai WhatsApp tersebut bahkan memicu kekhawatiran hingga mendorong sebagian warga untuk menyebarkannya kembali tanpa verifikasi.
Sejumlah warga mengaku menerima dan meneruskan pesan terkait proyeksi kenaikan harga BBM, meski sumber informasinya tidak jelas.
Salah satunya Ari, warga Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, yang mengaku mengetahui kabar tersebut dari grup percakapan dan langsung membagikannya kembali.
Dalam pesan yang beredar, disebutkan harga sejumlah jenis BBM akan mengalami kenaikan signifikan.
Pertalite dikabarkan naik dari Rp10.000 menjadi Rp14.000 per liter, Bio Solar dari Rp6.000 menjadi Rp9.500 per liter, serta Pertamax dari Rp13.000 menjadi Rp16.000 per liter.
Baca Juga: Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman di Priangan Timur Saat Mudik, Satgas RAFI 2026 Siaga 24 Jam
Menanggapi hal tersebut, Ketua Hiswanamigas Priangan Timur, Sigit Wahyu Nandika menegaskan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait kenaikan harga BBM dari pihak berwenang.
Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar cepat di media sosial.
Menurutnya, informasi terkait kebijakan energi, termasuk harga BBM, hanya dapat dipastikan melalui saluran resmi pemerintah.
“Informasi yang beredar saat ini tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat harus lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan kepanikan,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Baca Juga: Jelang Lebaran 1447 H, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM dan LPG Aman di Priangan Timur