daerah

Harga Plastik Meroket Imbas Konflik Global, UMKM Malang Produsen Keripik Tempe Terhimpit Biaya Produksi

Kamis, 2 April 2026 | 06:50 WIB
Harga plastik naik drastis, UMKM Malang pembuat keripik tempe terjepit biaya produksi di tengah dampak konflik global yang meluas. (Instagram/lambegosip)

MALANG, Mediapriangan.com - Riak konflik global ternyata tak berhenti di panggung geopolitik. Getarannya menjalar jauh, hingga ke dapur produksi pelaku UMKM Malang.

Salah satu yang kini paling terasa adalah lonjakan harga plastik, yang perlahan namun pasti menekan keberlangsungan usaha keripik tempe.

Di sentra produksi, terutama kawasan Sanan, pelaku UMKM Malang mulai merasakan tekanan yang tidak biasa.

Harga plastik yang selama ini menjadi komponen penting dalam pengemasan keripik tempe, kini bergerak naik dengan cepat. Bukan sekadar kenaikan biasa, tetapi cukup tajam hingga memicu kekhawatiran akan kelangsungan usaha.

Baca Juga: The Hostages Hero Tayang Perdana 2 April 2026, Ini Sinopsis Film, Detail, dan Daftar Pemeran Lengkapnya

Kenaikan harga plastik ini tidak datang tanpa sebab. Gangguan pasokan minyak bumi di tengah konflik global menjadi salah satu pemicu utama.

Sebagai bahan turunan minyak, plastik ikut terseret dalam pusaran kenaikan harga energi dunia. Dampaknya, UMKM Malang yang memproduksi keripik tempe harus menghadapi realitas baru: biaya produksi meningkat.

Fenomena ini juga ramai diperbincangkan di media sosial. Salah satunya melalui unggahan akun Instagram @lambegosiip pada Rabu, 1 April 2026.

Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa harga plastik di kawasan Sanan melonjak hingga Rp6 ribu per pack.

Baca Juga: Divonis Bebas di PN Medan, Amsal Sitepu Sebut Kasus Mark Up Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Kreatif

"Harga plastik naik hingga Rp6 ribu per pack imbas perang AS-Iran, harga produk kemasan terancam naik, pedagang keripik tempe di Malang hanya bisa pasrah," tulis postingan itu.

Di balik angka tersebut, tersimpan cerita panjang tentang tekanan yang dirasakan pelaku UMKM Malang. Para produsen keripik tempe kini harus memutar otak agar tetap bertahan, meski harga plastik terus merangkak naik.

Dalam beberapa pekan terakhir, kenaikan harga plastik bahkan dilaporkan mencapai 30 hingga 40 persen. Angka yang tidak kecil, terutama bagi usaha skala kecil yang margin keuntungannya terbatas.

Baca Juga: Transformasi IFG di Tengah Tekanan Global, Strategi Konsolidasi Asuransi Nasional Mulai Dipercepat

Halaman:

Tags

Terkini