Keripik tempe yang selama ini bergantung pada kemasan plastik untuk menjaga kualitas, kini terancam mengalami penyesuaian harga di pasaran.
Sakinatun Najwa, pedagang plastik kemasan di Kota Malang, mengungkapkan bahwa lonjakan harga plastik terjadi hampir merata di berbagai jenis.
"Harga plastik biasa yang sebelumnya berada di kisaran Rp31 ribu per kilogram sekarang naik menjadi Rp44 ribu per kilogram," kata Najwa.
Baca Juga: Viral Dugaan Klinik Abaikan Pasien Lansia Sesak Napas, Keluarga Soroti Petugas Diduga Main Game
"(Sementara itu) plastik bermerek 'Mapan' yang sebelumnya dijual Rp35 ribu per kilogram kini melonjak menjadi Rp53 ribu per kilogram," tambahnya.
Kenaikan harga plastik ini bukan sekadar persoalan lokal. Ini adalah efek berantai dari dinamika global. Ketika harga minyak dunia naik dan distribusinya terganggu, bahan baku plastik ikut terdongkrak.
Pada akhirnya, beban itu jatuh ke pelaku UMKM Malang, termasuk produsen keripik tempe. Biaya produksi meningkat. Margin keuntungan tergerus. Pilihan pun semakin sempit: menaikkan harga jual atau menanggung kerugian.***
Artikel Terkait
Jadwal Film Bioskop Tasik XXI Asia Plaza dan Transmart Hari Ini, The Super Mario Galaxy Movie Tayang Perdana
Viral Petinju Bali Cekik Turis Rusia, Aksi Belda Brig Sando Tuai Sorotan, Teguran atau Emosi Tak Terkendali?
Tegur Lawan Arah Berujung Ancaman, Pengendara Motor di Umbulharjo Yogyakarta Jadi Korban Intimidasi
Dramatis, Pertamina Enduro Lepas Yana Shcherban Jelang Final Four Proliga 2026, Megawati Hangestri Bereaksi
Mengejutkan! Jakarta Pertamina Enduro Dikabarkan Amankan Irina Voronkova untuk Final Four Proliga 2026
Gila! Bursa Transfer Final Four Proliga 2026 Ubah Segalanya, Jakarta Pertamina Enduro Jadi Sorotan