Sisi Humanis di Tengah Antrean
Tidak hanya soal teknis pengaturan jalan, Polresta Banyuwangi juga menyentuh sisi kemanusiaan para pengemudi yang kelelahan.
Anggota Satlantas diketahui turun langsung membagikan bantuan pangan di kantong parkir Pelabuhan Bulusan, sebuah tindakan sederhana yang sangat berarti bagi mereka yang tertahan lama.
Eko Priyono, sopir logistik asal Pasuruan, menceritakan betapa berharganya perhatian tersebut saat kondisi fisik mulai menurun akibat menunggu antrean kapal.
"Saya senang dan berterima kasih. Di tengah kondisi macet yang melelahkan, masih ada perhatian dari kepolisian kepada kami para sopir. Patut diapresiasi. Nasi bungkus ini menambah semangat kami saat menunggu antrean panjang," ungkap Eko.
Dukungan Komunitas dan Harapan ke Depan
Pujian juga mengalir dari perwakilan komunitas pengemudi seperti Matrawi dari SKBDI dan Widodo Santoso dari ARPES Bersatu. Mereka menganggap koordinasi antara kepolisian dan Kakorlantas dalam menangani arus balik Lebaran telah berjalan maksimal.
"Semoga amal kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT, dan tetap semangat untuk seluruh jajaran Polresta Banyuwangi," kata Matrawi.
Sementara itu, BUMDes Desa Ketapang Unit RTK Pelabuhan Tanjungwangi turut memberikan pernyataan resmi.
“BUMDes Desa Ketapang Unit RTK Pelabuhan Tanjungwangi apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Kepolisian Polresta Banyuwangi. Kami berharap seluruh jajaran selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas," tulis keterangan tersebut.
Menanggapi berbagai apresiasi ini, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq, menegaskan bahwa pelayanan kepada pengguna jalan adalah prioritas utama.
Pihaknya berkomitmen untuk tetap siaga di lapangan guna mencegah terulangnya kemacetan horor serupa.
"Kami terus mendampingi para pengemudi di kantong parkir agar mereka merasa aman dan terlayani dengan baik. Terima kasih atas kerja sama dan kesabaran masyarakat selama proses penguraian arus ini," pungkas Rofiq.***