daerah

Nekat! PKL di Jakarta Todongkan Sebilah Pisau Saat Ditertibkan Satpol PP, Diduga Pakai Trik Korban Pungli

Rabu, 8 April 2026 | 10:27 WIB
Drama berdarah nyaris pecah! Seorang PKL di Jakarta meronta bawa sebilah pisau saat ditertibkan Satpol PP. Benarkah hanya akting korban pungli? Simak! (Instagram/pramdoel)

 

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Sebuah rekaman amatir yang memperlihatkan ketegangan antara penegak perda dan pedagang mendadak menjadi pusat perhatian publik.

Insiden yang melibatkan seorang wanita PKL di Jakarta ini viral bukan hanya karena perlawanannya, melainkan karena keterlibatan senjata tajam dan dugaan sandiwara di balik kejadian tersebut.

Peristiwa yang terjadi di kawasan Jalan Rasuna Said pada Selasa (7/4/2026) ini memperlihatkan situasi yang sangat eksplosif.

Saat hendak diamankan, pedagang tersebut justru meronta hebat sembari menggenggam sebilah pisau. Keberadaan alat tajam ini sontak membuat petugas dan warga di lokasi siaga satu.

Baca Juga: Nyak Sandang Wafat, Pemuda yang Rela Jual Tanah Demi Beli Pesawat RI Pertama Seulawah RI-001 Untuk Negara

"Izin komandan, (pelaku) sudah mengancam anggota di Jalan Rasuna Said," lapor seorang perekam video di tengah suasana riuh tersebut.

Meskipun terlihat terdesak, pedagang tersebut mencoba membalikkan keadaan dengan membangun narasi bahwa dirinya adalah pihak yang terintimidasi. Ia menuding balik petugas yang mencoba mengamankan senjata dari tangannya.

"Karena saya juga terancam oleh kalian," jawab pelaku dengan nada tinggi di lokasi kejadian.

Namun, fakta di lapangan justru memicu spekulasi lain. Berdasarkan unggahan di akun resmi pimpinan DKI Jakarta, @pram.doel, wanita tersebut disinyalir sengaja memainkan emosi massa dengan berpura-pura menjadi korban pungli.

Baca Juga: Adu Banteng di Mejayan, Bus Ini Dihantam Truk Hingga Terlempar ke Rumah Warga, Sopir Terjepit!

Modus ini diduga dilakukan agar ia mendapatkan simpati publik dan bisa meloloskan diri saat sedang ditertibkan Satpol PP.

"Ia (pedagang) berpura-pura menjadi korban pungutan liar (pungli) dan berusaha menusuk petugas agar terhindar dari penertiban," ungkap unggahan resmi akun Gubernur dan Wagub DKI Jakarta tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini