DENPASAR, Mediapriangan.com - Aparat kepolisian mulai mendalami kasus WNA Italia tampar warga Denpasar yang belakangan viral di media sosial. Peristiwa ini menyorot konflik suara dapur yang berujung pada dugaan kekerasan fisik di lingkungan permukiman.
Insiden tersebut melibatkan seorang pria asing berinisial JF (41) dengan korban Kadek R (29). Kejadian berlangsung di kawasan Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, dan disebut terjadi pada pagi hari saat aktivitas rumah tangga sedang berlangsung.
Berdasarkan keterangan yang beredar, konflik suara dapur menjadi pemicu utama. Aktivitas memasak yang dilakukan istri korban diduga mengganggu pelaku yang masih beristirahat.
Baca Juga: Taliabu Gandeng ICCN, Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Jalan Baru Lepas dari Ketergantungan Tambang
“Ini rumah saya dan istri saya sedang memasak,” ucap suami korban dalam unggahan video, dikutip pada Jumat, 10 April 2026.
Peristiwa WNA Italia tampar warga Denpasar ini turut terekam dan diunggah melalui media sosial oleh pihak keluarga korban. Dalam video tersebut, terlihat adanya dugaan penamparan serta kerusakan pada kendaraan milik korban.
“Ini dai pukul suami saya, yang sebelumnya juga pernah dia pukul suami saya tapi tidak sempat rekam waktu itu,” tulisnya lagi.
Keterangan lanjutan mengungkap bahwa konflik suara dapur bukan pertama kali terjadi. Istri korban menyebut pelaku kerap menunjukkan reaksi agresif ketika merasa terganggu oleh aktivitas sehari-hari.
“Di sini saya lagi masak di atas jam 8 pagi. Dia marah getok-getok tembok karena katanya dia masih tidur,” ungkap istri korban.
“Dia marah-marah ke sini dan tendang motor saya sampai rusak bagian belakang (seperti di video) dan juga sempat pukul suami saya seperti di video,” lanjutnya.
Kasus WNA Italia tampar warga Denpasar ini juga disebut memiliki riwayat kejadian serupa sebelumnya.