daerah

Jelang Muscab PPP Kota Tasikmalaya, Suhu Politik Internal Memanas

Selasa, 14 April 2026 | 17:42 WIB
Sejumlah PAC menunjukkan SK DPW PPP Jabar No. 015/SK/DPW/K/III/2026 tanggal 9 Maret 2026. Dokumen ini resmi menetapkan pergantian kepengurusan di dua wilayah PAC. (Dok. AMS)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Pergantian kepengurusan di dua Pengurus Anak Cabang (PAC), yakni Indihiang dan Cipedes, memicu polemik di internal partai. Hal tersebut menyebabkan suasana menjelang Muscab Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Tasikmalaya mendadak memanas.

Pergantian kepengurusan di dua Pengurus Anak Cabang (PAC) itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPW PPP Jawa Barat Nomor 015/SK/DPW/K/III/2026 tertanggal 9 Maret 2026. SK tersebut mengubah susunan pengurus harian PAC PPP Indihiang masa bakti 2022-2027.

Awalnya berdasarkan SK Nomor 005/SK/DPW/K/III/2022, posisi Ketua PAC Indihiang dijabat Sonny Senjaya, Sekretaris Buloh Hasbulloh, dan Bendahara Eva Suryawati Simosir. Namun dalam SK terbaru, Buloh Hasbulloh ditunjuk sebagai Plt Ketua, Ari Supriatna sebagai Plt Sekretaris, dan Yayat Ruhiyat sebagai Bendahara.

Baca Juga: Penerapan Parkir Non Tunai, Cegah Kebocoran Pendapatan Parkir di Kota Tasikmalaya

Perubahan serupa terjadi di PAC Cipedes. Dalam SK sebelumnya tertanggal 10 Juli 2025, Ketua dijabat Didin Muhabidin, Sekretaris Sri Sugiarti, dan Bendahara Ade Somantri. Kini, posisi Sekretaris digantikan oleh Plt Trisna Ruhyan, sementara Ketua dan Bendahara tetap.

SK perubahan tersebut ditandatangani Ketua DPW PPP Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dan Sekretaris Agus Solihin, lengkap dengan cap resmi.

Di atas kertas, perubahan ini tampak sebagai rutinitas organisasi. Namun di lapangan, tafsir berkembang liar. Terlebih, waktunya berdekatan dengan agenda Muscab PPP Kota Tasikmalaya yang dijadwalkan berlangsung pada 18 April 2026.

Isu yang paling menyita perhatian adalah kabar yang beredar di kalangan kader. Pergantian disebut-sebut didasari alasan pengurus sebelumnya "meninggal dunia" Kabar ini langsung dibantah oleh pihak yang bersangkutan.

Baca Juga: Dua SPPG di Kota Tasikmalaya Disetop, Masalah Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dan Kualitas Air Mencuat

Mantan Ketua PAC Indihiang, Sonny Senjaya mengaku terkejut saat menerima informasi tersebut. Ia menegaskan dirinya masih aktif menjabat dan masa baktinya berlaku hingga 2027.

"Saya kaget, tiba-tiba ada pergantian, bahkan tersiar kabar saya sudah meninggal dunia. Padahal saya masih aktif, masih menjalankan tugas sebagai ketua PAC," ujarnya.

Ia mengaku selama dua periode menjabat tidak pernah membuat pelanggaran organisasi. Karena itu, ia mempertanyakan dasar pergantian yang dinilai tidak jelas.

"Kalau memang ada alasan organisatoris, seharusnya disampaikan secara terbuka. Jangan sampai ada kesan menzalimi," katanya.

Halaman:

Tags

Terkini