Harga Telur Melonjak di Kota Tasikmalaya, Warga Berburu Telur Pecah di Pasar Cikurubuk Jelang Lebaran

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Sabtu, 14 Maret 2026 | 19:44 WIB
Harga telur di Kota Tasikmalaya naik tajam di Pasar Cikurubuk. Warga mulai berburu telur pecah karena lebih murah. (Dok. AMS)
Harga telur di Kota Tasikmalaya naik tajam di Pasar Cikurubuk. Warga mulai berburu telur pecah karena lebih murah. (Dok. AMS)

 

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Jelang Lebaran 1447 H harga sejumlah komoditas pasar di sejumlah pasar tradisional di Kota Tasikmalaya mengalami kenaikan. Sejumlah pedagang mengaku, kenaikan sejumlah komoditas barang disebabkan adanya peningkatan permintaan oleh masyarakat.

Komoditas pasar yang harganya cukup tinggi terjadi pada harga telur ayam. Harga telur ayam di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmaldah mencapai Rp 29.000.hingga Rp 32.000 per kilogramnya.

Kenaikan harga telur yang terjadi saat ini tentu saja dikeluhkan masyarakat khususnya masyarakat kelas menengah dan bawah. Atas tingginya harga telur, mereka terpaksa mengurangi pembelian telur ayam untuk kebutuhan kesehariannya.

Baca Juga: Respons Cepat Kebakaran Toko Perabotan di Kota Tasikmalaya, Polisi Tiba di TKP 7 Menit Setelah Laporan 110

Bahkan guna mengakali harga telur yang cukup tinggi, banyak juga warga yang terpaksa membeli telur pecah yang harganya relatif lebih murah.

"Ya mau gimana lagi pak, anak saya setiap makan harus ada telur, kalau beli telur utuh kan sekarang hargaya terus naik. Makanya saya terpaksa membeli telur pecah yang harganya lebih murah," ujar Tini (51), warga Kelurahan Sambong Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Sabtu (14/03/2026).

Tini mengatakan, harga telur pecah dihargai oleh para pedagang telur Rp 25.000 per kilo atau Rp 2.500 per butir. "Ya lumayan pak lah dari pada harus beli telur yang bagus yang harganya sekarang Rp 30.000 lebih.,"katanya.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran Toko Perabotan di Kota Tasikmalaya, Api Cepat Membesar karena Barang Mudah Terbakar

"Itupun belinya harus pagi-pagi sekali, kalau agak siang sedikit ga akan kebagian, " Ujarnya menambahkan.

Hanya saja kata dia, untuk membeli telur pecah sudah aga sulit dikerenakan jarang pedagang yang menjual dalam jumlah banyak. Apalagi kata dia, selain dirinya banyak juga warga lainnya yang juga membeli telur pecah.

"Ya harus rebutan sekarang mah pak, karna yang lain juga banyak yang beli, mungkin karena harganya jauh lebih murah," ujar Tini.

Hal yang sama dialami para pengrajin makanan olahan rumahan yang salah satu bahan bakunya telur ayam. Bagi pengrajin kue, kenaikan harga telur yang tinggi berimbas langsung pada keberlangsungan usaha mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X