TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Jelang Lebaran 1447 H harga sejumlah komoditas pasar di sejumlah pasar tradisional di Kota Tasikmalaya mengalami kenaikan. Sejumlah pedagang mengaku, kenaikan sejumlah komoditas barang disebabkan adanya peningkatan permintaan oleh masyarakat.
Komoditas pasar yang harganya cukup tinggi terjadi pada harga telur ayam. Harga telur ayam di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmaldah mencapai Rp 29.000.hingga Rp 32.000 per kilogramnya.
Kenaikan harga telur yang terjadi saat ini tentu saja dikeluhkan masyarakat khususnya masyarakat kelas menengah dan bawah. Atas tingginya harga telur, mereka terpaksa mengurangi pembelian telur ayam untuk kebutuhan kesehariannya.
Bahkan guna mengakali harga telur yang cukup tinggi, banyak juga warga yang terpaksa membeli telur pecah yang harganya relatif lebih murah.
"Ya mau gimana lagi pak, anak saya setiap makan harus ada telur, kalau beli telur utuh kan sekarang hargaya terus naik. Makanya saya terpaksa membeli telur pecah yang harganya lebih murah," ujar Tini (51), warga Kelurahan Sambong Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Sabtu (14/03/2026).
Tini mengatakan, harga telur pecah dihargai oleh para pedagang telur Rp 25.000 per kilo atau Rp 2.500 per butir. "Ya lumayan pak lah dari pada harus beli telur yang bagus yang harganya sekarang Rp 30.000 lebih.,"katanya.
"Itupun belinya harus pagi-pagi sekali, kalau agak siang sedikit ga akan kebagian, " Ujarnya menambahkan.
Hanya saja kata dia, untuk membeli telur pecah sudah aga sulit dikerenakan jarang pedagang yang menjual dalam jumlah banyak. Apalagi kata dia, selain dirinya banyak juga warga lainnya yang juga membeli telur pecah.
"Ya harus rebutan sekarang mah pak, karna yang lain juga banyak yang beli, mungkin karena harganya jauh lebih murah," ujar Tini.
Hal yang sama dialami para pengrajin makanan olahan rumahan yang salah satu bahan bakunya telur ayam. Bagi pengrajin kue, kenaikan harga telur yang tinggi berimbas langsung pada keberlangsungan usaha mereka.
Artikel Terkait
Walau Penjualan Menurun, Pedagang Beduk Ramadan di Kota Tasikmalaya Tetap Bertahan
Kota Tasikmalaya Miliki Risiko Bencana Cukup Tinggi, BPBD Fokus Perkuat Mitigasi dalam RKPD 2027
Kemenhaj Kota Tasikmalaya Imbau Jamaah Umroh Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci
Jejak 1934 di Tengah Kota Tasikmalaya, Kisah Masjid H. Bakri yang Bertahan di Balik Pertokoan
Pengemis Musiman Serbu Kota Tasikmalaya Saat Bulan Ramadan, Pendapatan Bisa Tembus Rp5 Juta per Bulan
Besaran Zakat Fitrah Ramadan 1447 H di Kota Tasikmalaya Rp 37.500 per Jiwa, Ini Penjelasan Ketua Baznas