daerah

Dugaan Pencabulan Siswi SD di Bandung, Oknum Driver Ojol Diamankan Polisi Usai Ajak Korban ke Kosan

Kamis, 23 April 2026 | 08:46 WIB
Siswi kelas 5 SD di Bandung alami trauma usai dibawa oknum driver ojol ke kosannya. Pihak Grab kini telah menonaktifkan akun pelaku. (Threads/egiw_giew - Instagram/roselei_xx.r)

 

BANDUNG, Mediapriangan.com - Aksi tidak terpuji seorang driver ojol berinisial J terhadap penumpang di bawah umur menghebohkan warga Jawa Barat.

Seorang siswi SD di Bandung kelas 5 dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan saat sedang dalam perjalanan pulang sekolah di kawasan Antapani pada Selasa, 21 April 2026. Alih-alih mengantar ke titik tujuan, pelaku justru membawa korban ke kediaman pribadinya.

Insiden ini terungkap setelah pihak keluarga korban menyadari adanya perilaku mencurigakan dari pengemudi yang sudah beberapa kali menerima pesanan antar-jemput korban.

Saat perjalanan berlangsung, pelaku sengaja mengambil rute berbeda ke arah Bunisari. Di tengah jalan, pelaku merayu korban untuk mampir sementara waktu dengan dalih ingin menunjukkan lokasi tempat tinggalnya.

Baca Juga: 4 Aspek Keamanan ASN dan Inovasi Rabu Ngangkot Warnai Hari Jadi ke-448 Kabupaten Sumedang

"Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam," ujar kakak korban menirukan ucapan pelaku yang mencoba ajak ke kos sang adik.

Ketakutan korban memuncak saat menyadari dirinya dibawa menjauh dari jalur rumah. Korban yang mulai panik kemudian menangis dan berteriak di lokasi yang cenderung sepi.

Merasa situasi tidak kondusif, pelaku akhirnya memutuskan untuk mengantar pulang anak tersebut.

Setibanya di rumah, korban langsung mengadu kepada orang tuanya bahwa bagian tubuhnya sering disentuh oleh pengemudi tersebut selama perjalanan.

Baca Juga: Solusi Limbah Batik Bantul, Fasilitas IPAL IFG Mampu Tekan Pencemar Cair Hingga Sembilan Puluh Persen

"Si ojolnya mesum pegang-pegang aku," ungkap korban kepada ibunya. Sang kakak menjelaskan bahwa aksi mampir ke kosan tersebut merupakan puncak dari perilaku tidak sopan pelaku yang selama ini dipendam oleh adiknya karena rasa takut.

Merespons laporan tersebut, aparat dari Polsek Antapani bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan pada Selasa malam.

Di sisi lain, manajemen Grab Indonesia menyatakan telah mengambil tindakan tegas dengan memblokir permanen akun mitra yang bersangkutan untuk keperluan investigasi lebih lanjut.

Halaman:

Tags

Terkini