daerah

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin Pimpin Rakor Reforma Agraria, Fokus Sejahterakan Masyarakat

Selasa, 28 April 2026 | 09:06 WIB
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, saat memberikan arahan dalam rapat koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria di Pendopo Baru, Senin (27/4/2026). (Dok. Kominfo)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Melalui forum Gugus Tugas Reforma Agraria, pemerintah Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai menyusun peta jalan baru untuk memastikan setiap jengkal tanah di wilayah ini memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi kerakyatan.

Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S. Pd., M. AP, menegaskan bahwa wilayahnya memiliki kekayaan sumber daya lahan yang luar biasa. Namun, kekayaan tersebut menuntut sistem penataan aset tanah yang lebih modern dan berkeadilan agar tidak terjadi paradoks kemiskinan di tengah kelimpahan sumber daya alam.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Pendopo Baru, Senin (27/04/2026), Bupati Cecep Nurul Yakin menginstruksikan seluruh jajaran Gugus Tugas Reforma Agraria untuk bekerja lebih taktis. Ia mengingatkan bahwa pengelolaan tanah yang tidak tertata hanya akan menjadi potensi yang tertidur.

Baca Juga: Bupati Tasikmalaya Dorong Gerakan Pramuka Perkuat Pembinaan Karakter dan Sinergi Pembangunan Daerah

“Terkait dengan penataan pengelolaan tanah dan pemanfaatan tanah di Kabupaten Tasikmalaya, dari keseluruhan luas yang kita miliki, saya melihat sebuah potensi besar. Ini ada ruang untuk kita harus mulai ditata ulang supaya memiliki nilai optimal untuk kemakmuran rakyat,” ujar Cecep Nurul Yakin.

Bupati menekankan bahwa Reforma Agraria bukan sekadar urusan administrasi sertifikasi, melainkan soal bagaimana rakyat bisa berdaya di atas tanahnya sendiri.

Cecep Nurul Yakin memberikan perumpamaan keras agar seluruh pemangku kepentingan memiliki rasa urgensi yang sama dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Bupati Cecep Nurul Yakin Resmikan 51 Anggota BPD PAW Tasikmalaya Guna Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa

“Jangan sampai orang Tasik seperti tikus mati di dalam lumbung,” tegas Bupati Tasikmalaya.

Selain membahas evaluasi lahan, pertemuan ini juga menjadi wadah sinkronisasi antara pemerintah dengan organisasi masyarakat sipil.

Kehadiran perwakilan Serikat Petani Pasundan (SPP) dan Kantor Pertanahan menjadi kunci dalam sinkronisasi penataan aset tanah agar tidak terjadi konflik agraria di kemudian hari.

Cecep Nurul Yakin berharap melalui penguatan Gugus Tugas Reforma Agraria ini, produktivitas lahan di Kabupaten Tasikmalaya meningkat secara signifikan.

Baca Juga: Gandeng CSR Chitose, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin Atasi Keterbatasan APBD untuk Meubelair Pesantren

Validitas data dan kemudahan akses pemanfaatan lahan bagi petani kecil diharapkan menjadi motor penggerak utama kesejahteraan masyarakat perdesaan.

Halaman:

Tags

Terkini