TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Upaya perlindungan terhadap kekayaan intelektual seniman daerah kini mendapat sokongan penuh dari Pemerintah Kota Tasikmalaya.
Kehadiran publisher musik nasional diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan bagi kesejahteraan ekonomi para pelaku industri kreatif, khususnya di tengah masifnya peredaran karya di jagat digital.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra Negara menyatakan apresiasinya terhadap langkah strategis yang dibawa oleh perusahaan publisher PT Pro Aktif Digital Kreasi atau yang dikenal sebagai Prodigi.
Baca Juga: Sebanyak 358 Atlet Tinju Dari Tanah Air Ramaikan Event Boxing Van Java 2026 di Kota Tasikmalaya
Menurut Diky Chandra, akses terhadap manajemen profesional adalah kebutuhan mendesak bagi talenta lokal saat ini.
"Kehadirannya Prodigi itu, bisa sebagai wadah untuk musisi daerah dapat berkiprah diera industri musik digital," terang Diky Chandra saat menerima audiensi manajemen perusahaan di ruang kerjanya, Selasa (28/4/2026).
Langkah ekspansi ini menyasar para musisi dan pencipta lagu di wilayah Priangan Timur yang selama ini kerap terabaikan hak ekonominya.
Dengan menggandeng mitra lokal, Atap Digital, Prodigi berkomitmen mempermudah proses pendaftaran karya agar bisa masuk ke platform global seperti Spotify, TikTok, hingga YouTube secara resmi.
Owner Prodigi, Restu, menekankan pentingnya legalitas untuk melawan praktik penggunaan karya tanpa izin.
Melalui kantor perwakilan di Kota Tasikmalaya, para seniman kini tidak perlu lagi jauh-jauh ke Jakarta untuk mengurus administrasi perlindungan karya mereka.