Tekan Risiko El Nino, Wakil Bupati Tasikmalaya Ajak Masyarakat Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Melalui Kearifan Lokal

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 28 April 2026 | 22:00 WIB
Waspada El Nino! Wakil Bupati Tasikmalaya serukan kesiapsiagaan bencana di Desa Jayapura demi wujudkan masyarakat tangguh hadapi potensi krisis air. (Dok. Prokopim)
Waspada El Nino! Wakil Bupati Tasikmalaya serukan kesiapsiagaan bencana di Desa Jayapura demi wujudkan masyarakat tangguh hadapi potensi krisis air. (Dok. Prokopim)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Kabupaten Tasikmalaya kini tengah bersiap menghadapi ancaman perubahan iklim ekstrem yang diprediksi akan melanda sepanjang tahun ini.

Langkah mitigasi mulai diperkuat guna memastikan masyarakat memiliki ketahanan yang cukup saat menghadapi ancaman alam, terutama menjelang datangnya musim kemarau yang lebih kering.

Bertempat di Desa Jayapura, Kecamatan Cigalontang, Wakil Bupati Tasikmalaya H. Asep Sopari Al Ayubi, S.P., M.I.P., memimpin langsung Apel Siaga Bencana dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 pada Selasa, 28 April 2026.

Baca Juga: Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Targetkan Take Over Pinjol untuk Bantu Petani dan Nelayan

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Asep mengingatkan bahwa kesiapsiagaan bencana bukan sekadar rutinitas seremoni, melainkan sebuah kebutuhan mendesak mengingat kondisi geografis wilayah yang rawan akan longsor, gempa bumi, hingga banjir.

Berdasarkan peringatan dini dari BMKG, fenomena El Nino tahun 2026 diperkirakan akan memicu kemarau panjang. Kondisi ini berpotensi besar menghadirkan krisis air bersih dan kekeringan di berbagai titik.

Oleh karena itu, Wabup Asep menekankan bahwa peran aktif masyarakat dan seluruh instansi terkait dalam kesiapsiagaan bencana adalah tameng utama bagi keselamatan warga.

Baca Juga: 16 Tahun Tak Dialiri Air, Wakil Bupati Tasikmalaya Targetkan Distribusi Air Irigasi Ciremajaya Segera Mengalir

“Keselamatan bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari kesiapan. Dengan kebersamaan dan kesiapsiagaan, kita dapat menjadi masyarakat yang tangguh dalam menghadapi bencana,” ujar Wakil Bupati di hadapan peserta apel.

Selain mengandalkan kesiapan teknis dari BPBD, TNI, Polri, dan para relawan, pemerintah daerah juga mendorong penggunaan kembali kearifan lokal sebagai pedoman hidup berdampingan dengan alam.

Tradisi menjaga kebersihan sungai, menanam pohon, serta pengelolaan sampah yang diwariskan leluhur Tasikmalaya dianggap sebagai solusi jangka panjang dalam menekan dampak El Nino.

Baca Juga: Istana Ganti Komando Komunikasi: Pemerintah Lawan Algoritma, Tidak Bisa Hanya Andalkan Segelintir Media Besar!

Melalui semangat bertajuk Siap untuk Selamat: Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana, Wakil Bupati Tasikmalaya berharap seluruh elemen masyarakat tidak lagi menjadi objek bencana, melainkan subjek yang aktif melakukan mitigasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X