Dialog ini tidak berjalan satu arah. Wamentan Sudaryono secara proaktif terjun langsung mendengarkan keluhan para peternak terkait kendala operasional dan manajemen usaha di lapangan.
Langkah ini diambil agar kebijakan yang lahir nantinya benar-benar berpihak pada keberlangsungan hidup para peternak kecil, bukan sekadar teori di atas kertas.
Integrasi antara manajemen usaha yang modern, kemudahan akses pembiayaan, dan perlindungan terhadap harga pasar menjadi poin-poin krusial yang dibahas dalam forum tersebut.
Pemerintah berkomitmen bahwa pencapaian swasembada pangan harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan para pelaku di sektor perunggasan.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan organisasi seperti GOPAN, target kemandirian pangan nasional diharapkan tidak lagi menjadi sekadar wacana.
Fokus utama kini berada pada percepatan produktivitas pertanian dan peternakan demi mewujudkan swasembada pangan yang tangguh dan berkelanjutan di masa depan.***