“Kalau jalannya bagus, orang datang. Kalau orang datang, ekonomi tumbuh,” kata Cecep.
Puluhan ruas jalan yang diperbaiki memang dirancang saling terhubung, membentuk akses yang membuka kawasan-kawasan potensial.
Beberapa di antaranya adalah Papayan–Cikalong, Ciwatin–Kalapagenep, hingga Sukamantri–Pagerageung.
Bagi masyarakat, dampaknya diharapkan tidak hanya pada meningkatnya jumlah wisatawan, tetapi juga terbukanya peluang usaha baru—dari kuliner, homestay, hingga produk lokal.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya optimistis bahwa pembangunan jalan akan menjadi pintu masuk kebangkitan ekonomi berbasis lokal.
Karena jelas Cecep, pada akhirnya jalan yang mulus bukan hanya memudahkan perjalanan, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat.***