“Kalau jalannya bagus, orang datang. Kalau orang datang, ekonomi tumbuh,” kata Cecep.
Puluhan ruas jalan yang diperbaiki memang dirancang saling terhubung, membentuk akses yang membuka kawasan-kawasan potensial.
Beberapa di antaranya adalah Papayan–Cikalong, Ciwatin–Kalapagenep, hingga Sukamantri–Pagerageung.
Bagi masyarakat, dampaknya diharapkan tidak hanya pada meningkatnya jumlah wisatawan, tetapi juga terbukanya peluang usaha baru—dari kuliner, homestay, hingga produk lokal.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya optimistis bahwa pembangunan jalan akan menjadi pintu masuk kebangkitan ekonomi berbasis lokal.
Karena jelas Cecep, pada akhirnya jalan yang mulus bukan hanya memudahkan perjalanan, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat.***
Artikel Terkait
16 Tahun Tak Dialiri Air, Wakil Bupati Tasikmalaya Targetkan Distribusi Air Irigasi Ciremajaya Segera Mengalir
Tekan Risiko El Nino, Wakil Bupati Tasikmalaya Ajak Masyarakat Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Melalui Kearifan Lokal
Tangis dan Doa Iringi Pelepasan Jemaah Haji Tasikmalaya, Bupati Cecep: Luruskan Niat, Jaga Kesehatan
Solusi Anti Bank Emok, Pemkab Tasikmalaya Rilis Pinjaman UMKM Tanpa Bunga Awal Mei 2026 untuk 7.000 Pelaku Usaha
Wujudkan Tasik Nyaman, Wali Kota Tasikmalaya Gandeng APJATEL Berantas Tiang Internet Illegal dan Kabel Semrawut
Bea Cukai Gadungan di Tasikmalaya Gondol Rp60 Juta, Modus Gerebek Rokok Ilegal Pakai Name Tag Wartawan