Ia berharap, melalui pembinaan yang serius, atlet Pelangi Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya mampu berprestasi di Forprov, tetapi juga menjadi bagian dari pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi lokal.
Di langit Kabupaten Tasikmalaya sambung Asep, layang-layang bukan hanya terbang membawa harapan kemenangan, tetapi juga membawa pesan sederhana, bahwa hidup adalah tentang menjaga keseimbangan di tengah terpaan.***