TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Proses seleksi calon Dewan Komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Tasikmalaya memasuki tahap lanjutan.
Hingga penutupan pendaftaran pada Senin (11/5/2026) pukul 15.30 WIB, Panitia Seleksi mencatat sebanyak sembilan orang resmi mendaftarkan diri.
Ketua Panitia Seleksi Calon Komisaris atau Dewan Pengawas dan Direksi BUMD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Gunadi mengatakan, para pendaftar terdiri atas lima kandidat calon Dewan Komisaris untuk PT BPR Galunggung Perseroda atau Bank Artha Galunggung dan empat kandidat untuk PT BPR Cipatujah Perseroda (CiJ).
Baca Juga: Perkuat Sektor Perbankan, Tiga Bank Milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Bakal Lakukan Merger
“Setelah tahapan pendaftaran ditutup, seluruh peserta akan mengikuti proses seleksi administrasi. Hasilnya akan diumumkan pada Selasa (12/5/2026),” ujar Asep, Senin (11/5/2026).
Menurut dia, peserta yang dinyatakan lolos administrasi selanjutnya akan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) sebagai bagian dari proses penjaringan calon komisaris.
Tak hanya itu, kandidat yang lolos UKK juga akan menjalani penilaian kemampuan dan kepatutan langsung oleh atau OJK.
“Hasil akhir nantinya akan disampaikan kepada Bupati Tasikmalaya selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) untuk menentukan dua figur terbaik yang akan memimpin kedua BUMD tersebut,” katanya.
Baca Juga: OJK Setujui Merger Empat BPR di Priangan Timur, Perkuat Permodalan dan Layanan untuk UMKM
Asep menjelaskan, posisi komisaris yang diperebutkan saat ini bersifat sementara untuk mengisi kekosongan direksi di masing-masing BUMD sebelum proses merger atau konsolidasi perbankan daerah dilakukan.
Adapun bank yang direncanakan akan dikonsolidasikan yakni Bank Artha Galunggung, Bank CiJ, dan Bank Artha Sukapura.
Menurut Asep, setelah merger yang diperkirakan berlangsung pada awal tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kemungkinan kembali membuka seleksi serupa dengan tahapan yang lebih ketat.
Baca Juga: Pesantren Pilar Sejarah Bangsa, FPP Kabupaten Tasikmalaya Dikukuhkan
“Ketika merger sudah terlaksana nanti, tentu akan ada seleksi kembali untuk pengisian jajaran direksi maupun komisaris dengan tahapan yang lebih ketat dan menyesuaikan kebutuhan bank hasil konsolidasi,” ujarnya.