daerah

Diturunkan di Stasiun Kiaracondong, Pelaku Kasus Catcalling di KA Lokal Rute Garut-Purwakarta Akhirnya Ditindak

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:14 WIB
Kasus catcalling di KA Lokal diturunkan di Stasiun Kiaracondong setelah menyasar penumpang perempuan. KAI Commuter beri respons. (Instagram/maudyphoenix)

Keberanian salah satu penumpang untuk menegur rupanya tidak membuat situasi mereda, melainkan justru menambah daftar ucapan yang melecehkan.

"Salah satu dari mereka juga bilang, 'Awas teh ada musang birahi,' 'Musang birahi saya jadi bangun' Kan, aku yang berada di sebelah mereka risih dan sempet ngomong, 'Nggak sopan banget,'" sambung pemilik akun.

Baca Juga: Wabup Tasikmalaya: Koperasi Merah Putih Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Desa

Melihat perilaku yang semakin liar, beberapa mahasiswa yang berada di dalam KA Lokal tersebut bergegas melapor kepada penanggung jawab perjalanan. Langkah ini memicu konfrontasi terbuka di dalam gerbong saat petugas berusaha menertibkan para terduga pelaku.

"Mereka berkata segerombolan laki-laki tersebut catcalling dan berkata tidak senonoh. Satpam dan masinis entah pramugara kereta menegur mereka semua, terjadi kericuhan, ada banyak saksi kejadian termasuk saya," paparnya.

Suasana di dalam gerbong sempat memanas lantaran kemarahan massa yang tidak terbendung terhadap perilaku menyimpang tersebut kepada penumpang perempuan.

Baca Juga: Panen Raya Jagung di Cisayong, Polres Tasikmalaya Kota Berhasil Produksi 10 Ton

"Ada korban lain yang di-catcalling, situasi cukup memanas, beberapa orang meneriaki mereka cabul, menyuruh mereka turun, proses hukum, bahkan ada penumpang yang nampar mulut pelaku," tuturnya.

Perjalanan kelompok tersebut akhirnya dihentikan paksa. Petugas menurunkan mereka di Stasiun Kiaracondong untuk dilakukan pemeriksaan mendalam serta pengumpulan data dari para korban yang merasa dirugikan.

"Satpam dan pramugara kereta meminta identitas pelapor, korban dan beberapa saksi, karena jelas korban tidak terima dengan hal tersebut dan meminta mereka untuk diproses lebih lanjut," tegasnya.****

Halaman:

Tags

Terkini