Bupati Ciamis Resmikan ARAS Siti Halimah, Perkuat Reforma Agraria dan Ketahanan Pangan Berbasis Perempuan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 3 Juli 2026 | 22:22 WIB
Bupati Ciamis meresmikan ARAS Siti Halimah untuk memperkuat reforma agraria, ketahanan pangan, dan melahirkan perempuan pejuang agraria. (Dok. Prokopim)
Bupati Ciamis meresmikan ARAS Siti Halimah untuk memperkuat reforma agraria, ketahanan pangan, dan melahirkan perempuan pejuang agraria. (Dok. Prokopim)

 

CIAMIS, Mediapriangan.com - Kabupaten Ciamis kini memiliki pusat pendidikan yang secara khusus berfokus pada penguatan reforma agraria dan pemberdayaan perempuan.

Akademi Reforma Agraria Sejati (ARAS) Siti Halimah resmi berdiri di Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, sebagai wadah mencetak kader-kader yang siap memperjuangkan keadilan agraria sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Peresmian ARAS Siti Halimah berlangsung bersamaan dengan Deklarasi Perempuan Pejuang Agraria Jawa Barat di Gedung ARAS Siti Halimah, Kamis (2/7/2026).

Baca Juga: OJK Tasikmalaya Dorong Mahasiswa Jadi Investor Cerdas Lewat Sekolah Pasar Modal di Ciamis

Acara tersebut dihadiri Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, jajaran Serikat Petani Pasundan (SPP), tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi petani dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Ciamis menyampaikan apresiasi kepada Serikat Petani Pasundan atas inisiatif mendirikan ARAS Siti Halimah di Kabupaten Ciamis.

Menurutnya, kehadiran akademi tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat gerakan reforma agraria melalui pendidikan sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat, terutama kaum perempuan, untuk mendukung ketahanan pangan.

Baca Juga: Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis Petakan Kebutuhan Ekonomi Kreatif, Galeuh Art Creative Jadi Sorotan

"Momentum hari ini bukan hanya milik warga Ciamis, tetapi menjadi bagian dari gerakan kolektif serta simbol solidaritas perjuangan agraria di tingkat regional maupun nasional," ujar Bupati Herdiat.

Ia mengatakan, nama Siti Halimah dipilih bukan tanpa alasan. Nama tersebut mencerminkan keteguhan, keberanian, dan semangat perempuan dalam memperjuangkan hak-hak agraria serta menjaga kedaulatan pangan.

Nilai-nilai itu dinilai selaras dengan visi ARAS Siti Halimah sebagai pusat pendidikan yang akan melahirkan perempuan pejuang agraria di berbagai daerah.

Bupati Herdiat mengaku bangga karena Kecamatan Banjaranyar dipercaya menjadi lokasi pusat pendidikan dan pelatihan perempuan pejuang reforma agraria.

Baca Juga: Hajat Bumi Cariu 2026 di Ciamis Kembali Digelar, Lebih dari 100 Hasil Bumi Jadi Simbol Syukur

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X