daerah

Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong! OJK Tasikmalaya Gencarkan Literasi Keuangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 06:41 WIB
Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati memaparkan pentingnya literasi keuangan saat gathering wartawan, Kamis (21/5/2026). OJK gencar edukasi untuk tekan kasus pinjol dan investasi bodong di Priangan Timur. (Dok. AMS)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Angka kasus pinjaman online (pinjol) dan investasi bodong di wilayah Priangan Timur masih cukup tinggi. Terkait itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus berkomitmen untuk memperkuat literasi keuangan terhadap masyarakat.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, Nofa Hermawati menegaskan, Priangan Timur sedang darurat pinjaman online ilegal dan investasi bodong. Hal itu, ujar Nofa, merujuk pada tingginya pengaduan masyarakat yang menjadi korban penipuan berkedok keuangan tersebut.

"Modusnya macam-macam, mulai dari pinjol ilegal yang mencekik bunga, sampai investasi bodong yang menjanjikan untung besar dalam waktu singkat," ujar Nofa kepada wartawan pada kegiatan jumpa pers yang dikemas santai dalam family gathering dengan wartawan Kota Tasikmalaya, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga: NPL BPR di Priangan Timur Tembus 24 Persen, OJK Tasikmalaya Soroti Risiko Kredit Bermasalah yang Cukup Tinggi

Selain Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati beserta jajaran, dalam kegiatan tersebut dihadiri pula Kepala OJK Kota Purwokerto, Dinavia Tri Riandari dan jajarannya.

Menurut Nofa, akar masalahnya ada pada rendahnya literasi keuangan masyarakat di mana masih banyak warga yang lebih tergiur iming-iming keuntungan tidak wajar dibandingkan memilih lembaga keuangan resmi yang diawasi OJK.

"Literasi kita masih rendah. Masyarakat mudah percaya dengan tawaran investasi yang memberikan kemudahan tapi tidak jelas legalitasnya. Padahal kalau kita cek di OJK, izinnya tidak ada,” ucapnya.

Baca Juga: Kodim 0612/Tasikmalaya dan OJK Tabuh Genderang Perang Lawan Judi Online Serta Pinjol Ilegal

Atas kondisi tersebut, kata Nofa, OJK Tasikmalaya tak tinggal diam. OJK sudah menggandeng Kodim, penyuluh agama, akademisi, insan media, hingga sejumlah komunitas untuk turun langsung ke masyarakat guna memberi pemahaman cara menyimpan uang dengan bijak dan aman di lembaga resmi.

"Terbaru, kami dari OJK Tasikmalaya melibatkan Mojang Jajaka sebagai Duta Sadar Literasi Keuangan. Para duta muda ini diharapkan menjadi penggerak di lingkaran pertemanannya dalam memberikan pemahaman agar lebih melek keuangan," terang Nofa.***

Tags

Terkini