JAKARTA, Mediapriangan.com - Tata kelola dokumentasi administrasi modern kini tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan telah bergeser menjadi instrumen vital dalam memandu arah pembangunan daerah.
Kerapian dalam mengelola rekam jejak birokrasi dinilai menjadi fondasi utama bagi aparatur negara untuk tetap berada di jalur pelayanan yang tepat tanpa kehilangan arah masa lalu.
Melalui komitmen tersebut, aparatur kewilayahan dituntut untuk terus memfungsikan pengelolaan dokumen sebagai basis data yang hidup dan dinamis.
Capaian prestisius yang diraih di tingkat pusat diharapkan tidak membuat instansi terkait berpuas diri, melainkan menjadi pemantik semangat untuk terus memodernisasi sektor penyimpanan data ini.
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan bahwa apresiasi yang diterima di ibu kota harus menjadi pelecut komitmen seluruh aparatur sipil negara. Ia meminta agar hasil evaluasi performa kerja ini berdampak langsung pada optimalisasi efisiensi kinerja birokrasi sehari-hari.
Erwan meminta agar penghargaan tersebut dijadikan motivasi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Erwan menyampaikan pandangan filosofisnya mengenai arti penting pemeliharaan dokumen negara. Baginya, pengelolaan rekam jejak yang terstruktur merupakan bagian dari penyelamatan dokumen bersejarah di Jawa Barat agar tidak lekang oleh waktu.
Erwan mengatakan, arsip bukan sekadar tumpukan kertas melainkan kompas peradaban.
"Tanpa ingatan yang rapi kita akan kehilangan arah," ucapnya.
Baca Juga: Serap Aspirasi Warga, DPRD Jabar Temukan Sejumlah Kebutuhan Mendesak di Kabupaten Tasikmalaya
Dalam seremoni yang berlangsung di Gedung C Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Jakarta, pada Rabu (20/5/2026), Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sukses memboyong dua apresiasi tertinggi dalam ajang Anugerah Kearsipan 2026 yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kearsipan ke-55.
Provinsi Sunda ini dinobatkan sebagai pemilik Simpul Jaringan Terbaik Nasional 2026 atas keberhasilan mengintegrasikan Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) serta Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN).
Apresiasi berupa trofi dan piagam tersebut diserahkan langsung oleh Kepala ANRI Mego Pinandito kepada perwakilan pimpinan daerah Jabar.