Melalui kegiatan ini, seluruh pemangku kepentingan kembali menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, serta menjaga stabilitas harga di wilayah Priangan Timur.
Ke depan, Bank Indonesia Tasikmalaya akan terus memperkuat bauran kebijakan bersama pemerintah daerah melalui pengembangan klaster pangan, implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan Sejahtera (GPIPS), serta penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
"Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Priangan Timur yang semakin inklusif, tangguh, dan berkelanjutan," terang Azhar.***