Melalui kegiatan ini, seluruh pemangku kepentingan kembali menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam menjaga ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, serta menjaga stabilitas harga di wilayah Priangan Timur.
Ke depan, Bank Indonesia Tasikmalaya akan terus memperkuat bauran kebijakan bersama pemerintah daerah melalui pengembangan klaster pangan, implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan Sejahtera (GPIPS), serta penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
"Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Priangan Timur yang semakin inklusif, tangguh, dan berkelanjutan," terang Azhar.***
Artikel Terkait
FGD Pemkab Ciamis Dorong Solusi Konkret Integrasi KDMP dan MBG untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Promedia Group Raih Penghargaan Panen Fest 2026, Perannya Disorot dalam Publikasi Ketahanan Pangan
Strategi Desaku Maju Bawa Gubernur Lampung Sabet KWP Awards 2026, Fokus pada Agrikultur dan Ketahanan Pangan
Didi Sukardi Dorong Ketahanan Pangan Lewat Panen Jagung PKS Ciamis dan Pemberdayaan Petani
Anggota DPRD Jawa Barat Peringati Hari Krida Pertanian 2026, Tegaskan Peran Petani bagi Ketahanan Pangan
Bupati Ciamis Resmikan ARAS Siti Halimah, Perkuat Reforma Agraria dan Ketahanan Pangan Berbasis Perempuan