CIAMIS, Mediapriangan.com - Penguatan Pendapatan Asli Daerah atau PAD menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam upaya meningkatkan kemandirian fiskal daerah.
Hal itu mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ciamis yang menghasilkan kesepakatan antara Pemkab Ciamis dan DPRD Ciamis terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Ciamis Tahun Anggaran 2025.
Rapat Paripurna tersebut berlangsung di Ruang Tumenggung Wiradikusumah, Kantor DPRD Kabupaten Ciamis, Selasa (21/7/2026). Kesepakatan bersama itu menjadi tahapan penting dalam proses penetapan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah tahun anggaran 2025.
Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, mengatakan peningkatan PAD menjadi salah satu fokus pemerintah daerah untuk memperkuat kemampuan fiskal. Menurutnya, peningkatan penerimaan daerah perlu dilakukan secara terencana dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan.
Sejumlah langkah disiapkan untuk mengoptimalkan PAD, antara lain memperkuat sistem pemungutan yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.
Pemerintah daerah juga mendorong pembaruan pendataan pajak dan retribusi, penataan piutang daerah secara berkelanjutan, peningkatan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD, serta penyempurnaan regulasi dan sarana pendukung.
"Peningkatan Pendapatan Asli Daerah merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, kita optimistis dapat memperkuat kemandirian fiskal daerah sekaligus mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Menurut Bupati, penguatan PAD menjadi semakin penting karena kemampuan keuangan daerah masih menghadapi berbagai keterbatasan. Kondisi tersebut turut memengaruhi penyusunan struktur belanja dalam APBD 2025.
Meski menghadapi keterbatasan fiskal, Pemerintah Kabupaten Ciamis tetap berkomitmen menjalankan fungsi pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.
Berbagai alternatif pembiayaan akan terus diupayakan dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.