TASIKMALAYA, Mediapriangan.com – Kepala Madrasah Diniyah Rohmat, Asep Bustopa, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) umum melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya di Kampung Cilintung RT 11 RW 03, Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya.
Menurut Asep, pembangunan fasilitas sanitasi tersebut menjadi jawaban atas harapan masyarakat dan para santri yang selama bertahun-tahun harus menggunakan MCK dengan kondisi yang sudah tidak layak.
Pembangunan diawali pada Jumat (24/7/2026) dengan pembongkaran bangunan lama dan penggalian pondasi oleh personel Satgas TMMD bersama warga setempat.
Baca Juga: TMMD ke-129 Bawa Harapan Baru, Warga Parungponteng Ingin MCK Umum Segera Direhabilitasi
Kehadiran MCK baru dinilai akan memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi masyarakat sekitar, tetapi juga puluhan santri Madrasah Diniyah Rohmat yang setiap hari memanfaatkan fasilitas tersebut.
"Selama ini MCK umum sudah sangat memprihatinkan, padahal setiap hari digunakan oleh warga dan anak-anak santri. Alhamdulillah, melalui TMMD Ke-129, harapan kami mulai terwujud. Semoga pembangunan ini berjalan lancar sehingga masyarakat dan para santri dapat menikmati fasilitas yang bersih, sehat, dan nyaman," ujar Asep Bustopa.
Ia menuturkan, keterbatasan fasilitas sanitasi selama ini menjadi tantangan tersendiri dalam mendukung kenyamanan proses belajar mengajar di lingkungan madrasah. Karena itu, pembangunan MCK menjadi kebutuhan mendesak yang telah lama dinantikan.
Baca Juga: Desakan Evaluasi Audit BPKP Menguat, Dinilai Penting untuk Perkuat Pembuktian Kasus Korupsi
Asep juga mengapresiasi kepedulian TNI melalui program TMMD yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur besar, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat seperti akses sanitasi yang layak.
Menurutnya, keberadaan MCK yang representatif akan mendorong masyarakat dan para santri untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman.
Di sisi lain, semangat gotong royong tampak mewarnai proses pembangunan. Personel Satgas TMMD dan warga bahu-membahu melakukan pembongkaran bangunan lama hingga penggalian pondasi sebagai wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.
Program TMMD Ke-129 di Desa Parungponteng pun kembali membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari hadirnya fasilitas dasar yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.