Laura mengatakan, penguatan ekosistem UMKM Priangan Timur membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah daerah, perbankan, akademisi, komunitas, dan pelaku usaha dinilai memiliki peran masing-masing dalam memperkuat daya saing ekonomi daerah.
"Melalui JAYANTARA Priangan Timur 2026, Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat komitmen menjadikan pengembangan UMKM sebagai gerakan bersama untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah, " terang Laura.
Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha, memperluas akses pembiayaan dan pemasaran, mempercepat digitalisasi UMKM, memperkuat kemitraan, serta menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.
Baca Juga: Atap Asbes Diganti Alduro, Jurnalis Ciamis Rasakan Rumah Lebih Adem Lewat Program Promedia Group
Ke depan, Bank Indonesia Tasikmalaya akan terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, perbankan, akademisi, komunitas, dan pelaku usaha.
Fokusnya diarahkan pada pembangunan ekosistem usaha yang produktif, inovatif, berbasis digital, serta memiliki orientasi menuju pasar ekspor.
"Upaya tersebut merupakan bagian dari kontribusi Bank Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Priangan Timur yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan, " Katanya.***