Kurniawan mengatakan NIB bukan sekadar dokumen administrasi. Legalitas tersebut dapat menjadi pintu bagi pelaku usaha untuk mendapatkan akses pembiayaan, pelatihan maupun bantuan pemerintah.
“Yang tujuannya memberikan legalitas usaha sehingga masyarakat mendapatkan kemudahan dalam mengakses pembiayaan, pelatihan dan bantuan pemerintah,” ujarnya.
Program tersebut kemudian diperkuat melalui KURDA. Harapannya, pelaku UMKM tidak hanya memiliki legalitas, tetapi juga memperoleh dukungan permodalan untuk mengembangkan usahanya.
Pemkab Tasikmalaya pun mendorong perangkat daerah agar tidak bekerja sendiri-sendiri. Pelayanan investasi harus terhubung dengan pemberdayaan UMKM dan peningkatan kompetensi tenaga kerja.
Baca Juga: Ribuan Warga Tumpah Ruah, Bulan Bung Karno Jadi Panggung Kebersamaan di Kabupaten Tasikmalaya
38 Peserta Magang Nasional Mulai Masuk Dunia Kerja
Persoalan lapangan kerja juga menjadi perhatian. Pemkab Tasikmalaya memfasilitasi program magang kerja ke Jepang dan magang nasional bagi lulusan baru.
Kepala DPM-PTSP-TK Kabupaten Tasikmalaya, dr H Faisal Soeparianto MSi,l mengatakan, program tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan bagi generasi muda sebelum memasuki dunia kerja secara penuh.
“Melalui program magang nasional dan magang kerja ke Jepang dengan tujuan menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan pengalaman dan skill peserta magang,” ujar Faisal.
Pada gelombang pertama, sebanyak 38 orang mengikuti program magang nasional.
Baca Juga: SK Dewas RSUD KHZ Musthafa Dipersoalkan, DPRD Kabupaten Tasikmalaya Soroti Dasar Pemberhentian
Lima peserta di antaranya ditempatkan di lima Puskesmas, yakni Kecamatan Ciawi, Rajapolah, Sukahening, Cigalontong dan Bojongasih.
Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta magang nasional tersebut diharapkan ikut membantu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menariknya, selama mengikuti program, peserta mendapatkan honor sesuai UMK Kabupaten Tasikmalaya.
“Jadi pada batch satu atau gelombang satu ini ada sebanyak 38 orang peserta magang nasional. Nanti di akhir Agustus 2026 akan dibuka lagi batch dua magang nasional,” ungkap Faisal.