Mediapriangan.com - Persoalan komentar di media sosial yang melibatkan Widhiyarini Pangestika dan mendiang Yurizal Tri Chaerawan berlanjut dengan pertemuan langsung. Widhiyarini mendatangi rumah keluarga Yurizal untuk menyampaikan permintaan maaf kepada orang tua mendiang.
Pertemuan tersebut menjadi perkembangan terbaru setelah komentar Widhiyarini dalam utas milik Yurizal di media sosial Threads menuai kecaman. Kasus itu semakin menjadi sorotan setelah keluarga mengabarkan Yurizal meninggal dunia pada 31 Juli 2026.
Permintaan maaf secara langsung tersebut diketahui melalui video yang dibagikan kakak Yurizal di media sosial. Dalam video itu, Widhiyarini terlihat duduk bersama orang tua mendiang dan menyampaikan penyesalannya.
“Saya mengaku bersalah atas cuitan saya kepada Almarhum Yurizal pada tanggal 25 bulan Juli kemarin, yang sekiranya melukai hati ibu, hati kakak, dan bapak,” ucap Widhiyarini dalam video tersebut.
“Saya mohon maaf, bukan maksud saya untuk melakukan itu. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, saya berharap ibu, bapak, dan kakak untuk memaafkan saya,” lanjutnya.
Sebelumnya, Widhiyarini juga telah menyampaikan permintaan maaf melalui video yang diunggah di media sosial. Namun, langkah mendatangi keluarga secara langsung menjadi bentuk lanjutan dari permintaan maaf tersebut.
Kakak Yurizal mengapresiasi keputusan Widhiyarini untuk datang langsung menemui keluarganya. Menurut dia, sikap tersebut sudah cukup bagi pihak keluarga.
“Terima kasih sudah mau singgah ke rumah orang tua Yurizal untuk minta maaf secara langsung, salut buat kakak,” tulis akun Threads @chandra_pray, dikutip pada Senin (10/8/2026).
Dalam unggahan lainnya, kakak Yurizal menjelaskan bahwa Widhiyarini menjadi orang yang pertama dari pihak yang mendapat sorotan karena komentar tersebut yang datang langsung ke rumah keluarga.
“Buat saya, dia udah minta maaf sama kedua oang tua saya secara langsung udah lebih dari cukup,” tulis kakak Yurizal dalam utasnya saat menanggapi komentar warganet.
“Dari sekian banyaknya orang yang menghujat Almarhum Yurizal, dia orang yang duluan datang ke rumah untuk minta maaf. Tanggung jawabnya luar biasa, yang lain belum tentu berani atau malah kabur, ganti akun, atau menghilang,” lanjutnya.